Showing posts with label Random. Show all posts
Showing posts with label Random. Show all posts

Monday, April 6, 2015

Aplikasi Green Metro Car, Sewa Mobil Lebih Mudah dan Cepat

Aplikasi Green Metro Car: Renting car has neve bern this easier.

Bersyukurlah kalian yang hidup di abad 21 ini. Segala kebutuhan kini dapat diakses dengan mudah dan cepat, 'the world is in your hands'. Misalnya saja, sekarang berbelanja tak perlu lagi jauh-jauh pergi ke toko, cukup mengakses suatu toko online kita telah mendapatkan apa yang kita inginkan. Hingga untuk urusan sewa menyewa mobil pun, kini kita tak lagi harus mendatangi suatu rental mobil. Cukup menggunakan sebuah aplikasi bernama Green Metro Car, urusan sewa menyewa mobil tak seribet dulu.

Green Metro Car, Terobosan Baru Sewa Menyewa Mobil


Ketika ingin menyewa mobil terkadang menjadi perkara yang tidak mudah. Dibutuhkan waktu dan tenaga ekstra untuk memilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan kita. Tak jarang kita harus rela untuk mengunjungi rental mobil dari satu tempat ke tempat lainnya. Kita harus selektif dalam memilih mobil mana yang akan kita sewa. Belum lagi masalah harga sewa, kita harus membandingkan harga dari beberapa tempat rental untuk mendapatkan harga yang sesuai dengan budget kita.

Terkadang pula kita tidak mengetahui kondisi mobil yang akan kita sewa. Kita juga tidak pernah mengetahui siapa pengemudi yang akan mengatarkan kita selama perjalanan. Semuanya harus dipikirkan secara matang terlebih dahulu sebelum memesan mobil sewaan. Jangan sampai perjalanan kita terganggung karena mobil yang kita tidak memenuhi kelayakan yang ada.

Demikianlah beberapa problematika yang sering muncul ketika akan menyewa mobil. Terkesan merepotkan, bukan? Tetapi, tenang saja. Kini, terdapat alternatif lain dalam hal sewa menyewa mobil. Yakni, dengan adanya aplikasi yang didirikan oleh Agus F. Abdillah selaku CEO dan Widhy Hayuhardikha selaku CTO. Namanya, Green Metro Car. Awalnya aku dikenalkan aplikasi ini saat mengikuti Green Metro Car Blogger Meet Up and City Tour yang diadakan pada hari Sabtu (21/3) silam.

Green Metro Car merupakan sebuah start-up lokal yang memiliki layanan berbasis aplikasi Android yang menawarkan cara paling praktis untuk memewasan mobil sewaan. Jadi, kita dapat memesan mobil langsung dari gadget kita, lho! Tanpa harus lagi mendatangi rental car secara langsung.

Aplikasi ini sendiri terbagi dalam dua jenis, satu untuk penumpang (passenger) dan satu lagi untuk pengemudi (driver). Aplikasi untu driver digunakan oleh driver perusahaan sewa mobil untuk menerima order booking dari penumpang terdekat, sedangkan aplikasi untuk penumpang digunakan untuk mengetahui mobil rental terdekat, melakukan booking dan melacak perjalanan ketika menggunakan mobil rental.

Keunggulan aplikasi Green Metro Car.

Banyak keunggulan yang akan kita dapatkan bilamana menyewa mobil menggunakan aplikasi ini, diantaranya:

1. Banyak pilihan mobil yang dapat dipilih. Kita tak hanya dapat memilih kendaraan seperti sedan, mini bus, atau taksi saja tapi masih banyak pilihan lainnya. Kendaraan keluarga dengan 6 atau 7 kursi (Multi-Purpose Vechicle atau MPV) penumpang dapat kita pilih disini, seperti Xenia, Avanza, Ertiga, Innova, Exora. Ada lagi kendaraan sport (Sport Utility Vehicle atau SUV) seperti CRV, Pajero, dan Fortuner.

Bahkan kendaraan premium seperti Mercedes, BMW, Alphard, Camry, dan Range Rover juga turut tersedia. Sebagai tambahan, kita dapat mengetahui secara langsung keadaan mobil yang akan kita sewa melalui foto yang ditampilkan. Serta, kita juga dapat mengetahui siapa pengemudi yang akan mengantar kita selama perjalanan, lengkap mulai data diri hingga rating pengemudi.

Beberapa varian mobil yang ditawarkan Green Metro Car.

2. Bisa atur sendiri waktu dan tipe sewa. Setelah mendapatkan gambaran mengenai bagaimana mobil yang kita sewa beserta tarifnya, kita juga bisa menentukan apakah ingin menyewa mobil untuk sekedar drop-off saja ke suatu tempat atau per hari, per minggu, hingga per bulan. Istimewanya lagi, selain dengan sistem sewa, Green Metro Car juga dapat memfasilitasi perorangan yang memiliki mobil untuk daat men-sharing tumpangan. Sistem berbagi tumpangan ini sesuai kesepakatan dari pemilik mobil dan penumpang yang ingin 'nebeng', sehingga bisa saja gratis atau berbagi biaya perjalanan seperti bahan bakar.

3. Harga sewa yang kompetitif dan variatif. Dengan begitu banyak penyedia layanan sewa pilihan yang bergabung dengan Green Metro Car dan banyaknya pilihan kendaraan, harga sewa akan lebih kompetitif dengan berbagai kebutuhan. Jadi jangan takut, menyewa kendaraan di Green Metro Car tidak akan terlalu mahal dan Anda akan mendapatkan layanan terbaik.

4. Easy tracking dan aman. Di sisi lain, dengan menggunakan apliasi ini kita akan mendapatkan jaminan kenyamana dan kemanan berkendara. Karena, setiap armada pengemudi berkualitas tinggi, serta setiap kendaraan sudah dilengkapi dengan GPS tracking untuk mengetahui posisi kendaraan muai dari penjemputan, perjalanan, hingga sampai di tujuan.

Dengan Green Metro Car, Sewa Mobil Lebih Mudah dan Cepat


Setelah mengetahui keunggulan yang ditawarkan oleh aplikasi Green Metro Car ini, kini saatnya kita beralih ke bagaimana cara menggunakan aplikasi ini. Tampilan dari aplikasi ini memiliki desain yang sederhana dan minimalis, dengan warna dominan hijau.

Tiga langkah menggunakan Green Metro Car.

Langkah-langkah untuk memesan mobil sewaan melalui Green Metro Car terbilang sangat mudah dan cepat. Hanya dengan tiga langkah saja, kita sudah dapat menyewa mobil yang kita inginkan. Pastikan terlebih dahulu gadget kalian telah ter-install aplikasi ini, caranya tinggal search di Google Play. Pilih yang Green Metro Car Passenger, ya.

Langkah pertama, mendaftar akun baru. Caranya mendaftarnya pun sama seperti saat kita mendaftarkan akun di sosial media. Cukup mengisi beberapa form yang telah tersedia.

Langkah kedua, pesan mobil sewaan kamu. Pada tahap ini, kalian dapat memesan mobil dengan beberapa pilihan tipe mobil dan waktu sewa yang kita inginkan. Kita dapat menyewa mobil secara harian maupun per jam, minimal waktu sewanya selama 2 jam.

Langkah ketiga yang terakhir ialah pilih lokasi penjemputan dan tujuan kamu. Karena, pada aplikasi Green Metro Car ini mengakomodir untuk kebutuhan antar jemput dan drop off kita diharuskan untuk memilih lokasi penjemputan dan tujuan yang akan kita tuju. Dengan sigap mobil yang akan kita sewa melaju menuju lokasi kita berada.

Bagaimana, cukup mudah bukan? Informasi lebih rinci dapat dilihat di fitur bantuan yang tersedia di aplikasi Green Metro Car.

Green Metro Car Sebagai Marketplace Rental Car


Sebagai penyedia mobil sewaan, Green Metro Car juga bekerjasama dengan beberapa pebisnis di bidang rental car. Bagi masyarakat umum yang memilih kendaraan yang tidak terpakai pun dapat bergabung sebagai pelaku usaha sewa menyewa mobil, ya, mereka dapat menyewakan mobil mereka disini. Sehingga, aplikasi Green Metro Car ini digunakan sebagai marketplace rental car. Hal ini dipertegas oleh pernyataan CEO Green Metro Car, Agus F. Abdillah.

"Kita mengajak mereka (pemilik bisnis rental mobil) dan menjadikan Green Metro Car sebagai marketplace mereka, para rental car owner, yang diharapkan akan menambah pendapatan mereka dan promosi gratis buat mereka", ujarnya.

Beberapa keuntungan yang akan didapatkan bagi siapa saja rental car owner yang bergabung dalam Green Metro Car, sepeti: pendapatan naik berlipat ganda; promosi secara gratis; brand image rental car naik; income driver juga akan naik dan loyal; serta, tracking dan keamanan kendaraan terjamin.

Saran Bagi Pengembang Green Metro Car


Meskipun sudah dapat diakses, sebenarnya aplikasi ini belum resmi meluncur dan masih berada dalam tahap beta testing. Dan untuk saat ini sudah ada sepuluh mobil sewa dengan jalur Bandara Juanda Surabaya-Malang yang dapat dicoba secara terbatas. Semoga kedepannya aplikasi ini dapat berkembang mencakup seluruh area di Indonesia. Sehingga, dibutuhkan promosi yang berkelanjutan.

Dilihat dari segi kualitas, aplikasi ini sangatlah membantu masyarakat umum dalam hal sewa menyewa kendaraan. Cara penggunaannya pun sangatlah mudah dan cepat. Kedepannya, ada baiknya bila dikembangkan pula aplikasi serupa yang dapat diakses melalui sistem operasi selain Android. Kita tunggu inovasi yang akan dikembangkan oleh pihak Green Metro Car!

Promo Spesial Hingga Akhir Bulan April


Promo spesial: #FreeRide dan #CityTour.

Kabar kembira datang dari pihak Green Metro Car, ada promo menarik yang ditawarkan hingga akhir bulan April 2015 ini. Yakni, dengan mengeluarkan dua promo andalan yang diberi nama #FreeRide dan #CityTour. #FreeRide menawarkan kepada para pengguna Green Metro Car potongan sebesar Rp 100 ribu. Cara mendapatkan potongan tersebut ialah dengan menunjukkan tiket pesawat dari Juanda atau Kereta Api dari Stasiun Gubeng, Pasar Turi, dan Malang Kota. Promo ini dapat dilakukan secara sharing dengan maksimal 4 orang penumpang per mobil.

Selanjutnya, sesuai namanya #CityTour atau tur keliling kota. Green Metro Car memberikan potongan sewa mobil selama 2 jam bagi penggunan Green Metro Car yang bermaksud mengadakan tur keliling kota. Batas minimal waktu sewa ialah sealam 2 jam. Promo ini dapat dilakukan secara sharing bersama 3 orang penumpang per mobil. Akan dikenakan biaya tambahan bilamana biaya sewa pengantaran melebihi nilai promo #CityTour ini. Promo #CityTour berlaku di Surabaya, Malang, dan Solo.

Blog Review Contest berhadiah tiket gratis ke Singapura.

Oh ya, bagi kalian yang gemar menulis blog bisa juga mengikuti blog contest yang diadakan Green Metro Car. Kalian cukup menulis review mengenai promo #CityTour yang diadakan Green Metro Car. Hadiahnya pun tak tanggung-tanggung, lho. Bagi para pemenang akan mendapatkan tiket gratis terbang ke Singapura. Ya, kalian berkesempatan untuk mengunjungi negara yang bertetangga dengan Indonesia. Negara kecil yang terkenal dengan kebersihan dan kemajuannya.

Untuk informasi selengkapnya mengenai promo #FreeRide dan #CityTour maupun blog contest kalian dapat melihat melalui linimasa Twitter Green Metro Car (@greenmetrocar). Disana tersedia lengkap informasi seputar syarat dan ketentuan promo tersebut.

Ayo, download Green Metro Car sekarang juga!

So, sebelum terlambat ayo buruan download aplikasi Green Metro Car ini dan nikmati promo spesialnya. Melalui aplikasi ini kita dapat menyewa mobil secara mudah, cepat, dan aman. Sebuah terobosan baru di dunia rental mobil. Kita akan mendapatkan beragam manfaat yang kian memudahkan perjalanan kita, mulai dari mengetahui posisi mobil sewa terdekat, memilih titik penjemputan, pengantaran, waktu pesanan, dan tipe mobil, mengetahui nama dan kualitas pengemudi melalui rating, serta mengetahui lokasi pengemudi beserta plat nomornya. Sungguh istimewa bukan aplikasi ini.




Green Metro Car

Informasi lebih lanjut mengenai Green Metro Car dapat menghubung Customer Service melalui nomor +62-896-9609-0710 atau email ke cs@greenmetrocar.com yang dapat membantu setiap saat.

Website: http://greenmetrocar.com/
Facebook: Green Metro Car
Twitter: @GreenMetroCar
Instagram: GreenMetroCarID

Link aplikasi :
Green Metro Car Passenger (Android Apps): http://bit.ly/gmcpassenger
Green Metro Car Driver (Andorid Apps): http://bit.ly/gmcdriver

Monday, March 30, 2015

Antara Aku, Buku, dan Heerlijk Library Café

Tampak depan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. (Dokumen Pribadi)

Pada hari Senin (5/3) aku berkesempatan mengunjungi Perpustakaan Daerah Jawa Timur. Tujuan utamaku kesana tak lain untuk membuat kartu keanggotaan baru perpustakaan. Terakhir aku mengunjungi perpustakaan ini ialah saat duduk di kelas satu SMK atau kurang lebih dua tahun yang lalu. Kini, perpustakaan mulai berbenah dan berkembang lebih baik lagi.

Terbukti saat pertama kali memasuki perpustakaan, para pengunjung dipersilahkan untuk mengisi butuh tamu berbasis komputer di area depan perpustakaan. Bagi mereka yang ingin membuat kartu keanggotan baru seperti aku sebelumnya harus mengisi form data diri yang diisi secara mandiri oleh pengunjung. Pengisian dilakukan di komputer yang telah disediakan. Setelah mengisi form tersebut, para pendaftar akan mendapatkan nomor pendaftaran yang diserahkan kepada petugas untuk dibuatkan kartu anggota baru.

Suasana di area lobby perpustakaan, sekarang serba komputer, lho. (Dokumen Pribadi)

Proses selanjutnya ialah pengambilan foto untuk kartu anggota. Tak perlu memakan waktu yang lama, kartu anggota baru pun langsung jadi. Serunya lagi, petugas di perpustakaan daerah ini sangatlah ramah melayani para pengunjungnya.

Setelah membuat kartu baru, aku lantas memasuki perpustakaan. Rak buku berisi buku pilihan pun menyambutku. Perlu diingat, sebelum memasuki perpustakaan para pengunjung diperkenankan untuk menitipkan tas dan jaketnya ke ruang penitipan yang telah tersedia. Hanya dengan menitipkan kartu identitas, kita akan diberi kunci loker untuk menaruh barang bawaan kita.

Kartu Tanda Anggota baruku, yeay! Abaikan fotoku di kartunya. (Dokumen Pribadi)

Sama seperti perpustakaan lainnya, berbagai buku tersedia disini. Mulai dari buku bacaan anak-anak, novel, hingga buku-buku referensi tersedia lengkap. Bagi kalian yang menginginkan bacaan untuk referensi, buku deposit, dan majalah ada baiknya naik ke lantai 2. Karena, memang dipisahkan letaknya.

Bagi kalian yang hobi berselancar di dunia maya, di perpustakaan ini juga menyediakan ruang internet dengan beberapa komputer yang dapat digunakan oleh pengunjung. Syaratnya hanyalah kalian telah memilih kartu anggota dan batas maksimal penggunaannya maksimal 30 menit.

Heerlijk Library Café, Monggo Dipun Badhog

Heerlijk Library Café. (Dokumen Pribadi)

Lelah berkeliling di Perpustakaan Daerah Jawa Timur, tak ada salahnya untuk melipir sejenak ke Heerlijk Library Café yang letaknya berdampingan dengan perpustakaan. Berhubung aku juga sedang mendapatkan voucher potongan harga, aku pun memutuskan untuk mampir. Heerlijk sendiri diambil dari bahasa Belanda yang berarti enak. Café ini mengusung konsep semi-outdoor.

Saat awal memasuki arena café, kita akan disambut dengan suasana vintage yang dipadupadankan dengan sentuhan warna-warni. Interior di café ini didominasi dengan hiasan dari kayu dengan tekstur cat yang tidak merata menambah kesan vintage dari café ini. Bangku-bangku pengunjungnya pun memilih nuansa yang sama dengan hiasan interiornya, didominasi oleh kayu. Beberapa bangku pengunjung memiliki desain tempo doeloe.

Meskipun di dominasi dengan unsur vintage dan playground. Lampu pijar yang digantungkan di atas langit-langit menambah kesan industrialis. Ada sudut menarik yang menjadi point of interest dari café ini, yakni dengan adanya mural bertemakan pewayangan Indonesia.

Duduk bersantai sambil melihat kondisi jalanan di luar. (Dokumen Pribadi)

Dari segi menu yang ditawarkan oleh café ini sangatlah beragam. Mulai dari makanan lokal hinggan western food tersedia, nama-namanya pun dibuat beda dan unik. Misalnya saja, pizza diganti namanya menjadi roti itali atau mie ramen diganti namanya menjadi mie ngamen.

Kali ini aku mengunjungi Heerlijk Café bersama temanku, Ribut namanya. Iya, memang namanya Ribut. Tapi, tenang saja kok dia anaknya anti-ribut. Lumayan banyak menu yang kami pesan, mengingat setelah pulang sekolah perut kami sama-sama kelaparan.

Menu pertama yang datang ialah Soda Perawan dan Kopi Moka. Soda Perawan, nama yang unik bukan? Soda Perawan sendiri merupakan minuman yang terbuat dari campuran sirup stroberi, soda water, dan orange juice. Betapa segarnya minuman ini. Sedangkan Kopi Moka merupakan espresso dengan chocolate powder dan fresh milk.

Ini yang namanya Soda Perawan. Segar banget rasanya! (Dokumen Pribadi)

Menu berikutnya sebagai makanan pembuka, Roti Wajan tersedia di meja kami. Sebuah berisi dua lapis pancake dengan dua scope ice cream. Aku mengiranya Roti Wajan akan disediakan dalam sebuah wajan sesuai namanya, ternyata dugaanku salah. Rasa pancake-nya lumayan enak terlebih lagi dengan keberadaan es krim yang kian menggunggah selera.

Roti Wajan, pancake-nya enak. (Dokumen Pribadi)

Menu inti pun tiba, aku memesan Mie Londo Tomyam dan temanku memesan Sego Mangkok Daging Teriyaki. Menu yang aku pesan ialah spaghetti  yang dimasak dengan bumbu tomyam dan seafood. Rasanya enak dan segar. Sedangkan, Sego Mangkok Daging Teriyaki ialah nasi dengan daging saus teriyaki. Dengan lahapnya kami menghabiskan semua menu tersebut. Perut yang sebelumnya lapar langsung berubah sebegitu cepatnya.

Mie Londo Tomyam, spaghetti dengan segarnya bumbu Tomyam. (Dokumen Pribadi)

Sebagai penutup, aku memesan minuman lagi yakni Soklat Susu Horeg. Setelah puas menyantap makanan tersebut, kami berdua tidak langsung bergegas pulang. Disana kami menikmati fasilitas wifi yang disediakan oleh pengelola café sambil duduk-duduk santai ngobrol ngalor-ngidul. Tak terasa waktu bergulir begitu cepat, hingga sore pun datang begitu saja. Ya, kami pun memutuskan mengakhiri wisata kuliner kali ini.

Dari segi harga, relatif terjangkau. Rata-rata harga makanan mulai Rp 10 ribu hingga Rp 35 ribu. Rata-rata harga minuman mulai Rp 5 ribu hingga Rp 20 ribu. Di café ini juga menyediakan beberapa menu makanan ringan dan beberapa varian gelato. Harga gelatonya juga dapat dikatakan lebih murah dari yang lainnya. So, bagi kalian yang lagi berkunjung ke Perpustakaan Daerah Jawa Timur monggo mampir juga ke Heerlijk Library Café. Tempatnya asik buat hangout dan kongkow bareng teman-teman!

PRICE LIST:
Soda Perawan IDR 17 K
Soklat Susu Horeg IDR 15 K
Kopi Moka IDR 18 K
Mie Londo Tomyam IDR 25 K
Sego Mangkok Daging Teriyaki IDR 15 K
Roti Wajan IDR 18 K

Informasi selengkapnya tentang Heerlijk Library Café bisa didapatkan melalui:
Twitter- @heerlijkcafe
Instagram- heerlijkcafe

Alamat | Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Timur; Heerlijk Library Café
Jalan Menur Pumpungan No. 32, Surabaya - Jawa Timur

Wednesday, March 25, 2015

Ada Perubahan di Ujian Nasional 2014/2015

Ilustrasi pelaksanaan Ujian Nasional. (Sumber: Tempo)

Ketika asyik berselancar di linimasa Twitter, aku menemukan beberapa informasi terkait Ujian Nasional (UN) pada tahun 2014/2015 ini. Ternyata terdapat beberapa perubahan dari sistem ujian tahun ini dengan tahun sebelum-sebelumnya. Melalui akun Twitter resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (@Kemdikbud_RI) memaparkan beberapa perubahan tersebut.

Tujuan dari diadakan Ujian Nasional sendiri ialah untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional. Hasil dari Ujian Nasional ini akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:
  1. Pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan;
  2. Dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
  3. Pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan;
Sebenarnya terdapat empat poin yang dapat digunakan dari hasil Ujian Nasional ini, namun poin terakhir telah dirubah. Yakni, poin mengenai "Penentuan kelulusan dari satuan pendidikan" dihapuskan.


Perubahan Ujian Nasional tersebut diantaranya :
  1. Ujian Nasional tidak menentukan kelulusan
  2. Dapat ditempuh berulang kali (Mulai tahun 2016)
  3. Wajib diambil minimal satu kali (Mulai tahun 2016)
Ya, mulai tahun ini Ujian Nasional tak ada lagi menjadi penentu kelulusan siswa. Kini, kelulusan ditentukan sepenuhnya oleh sekolah dengan mempertimbangkan capaian seluruh mata pelajaran, keterampilan, maupun sikap dan perilaku siswa selama duduk di bangku sekolah. Bagi siswa yang nilai UN belum mencapai standar nilai kompetensi (55 atau kurang), dapat memperbaiki nilainya untuk mata pelajaran tersebut dalam ujian perbaikan. (Mulai tahun 2016)

Meskipun begitu, fungsi Ujian Nasional lainnya masih berlaku seperti sediakala. Ujian Nasional tetap menjadi salah satu acuan untuk masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Jadi, meskipun Ujian Nasional tidak lagi menjadi standar kelulusan, para siswa harus tetap mengerjakan Ujian Nasional dengan nilai yang bagus untuk meneruskan pendidikan ke jenjang berikutnya. Hasil dari Ujian Nasional tetap menjadi acuan untuk masuk ke PTN (lulusan SMA/SMK/MA) dan masuk untuk penyaringan masuk SMAN dan SMPN.

Dalam Permendikbud No. 5 Tahun 2015 mengenai Kriteria Kelulusan Peserta Didik UN pun telah dijelaskan beberapa poin yang harus ditempuh peserta didik agar dapat dinyatakan lulus dari satu pendidikan. Dimana peserta didik tersebut dinyatan lulus apabila telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran; memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan lulus Ujian S/M/PK.


Ujian Nasional pada tahun ini akan diselenggarakan serentak pada bulan April hingga Mei. Dengan pembagian jadwal UN untuk jenjang SMA akan dilaksanakan pada 13-15 April 2015 dan untuk jenjang SMP akan dilaksanakan pada 4-6 Mei 2015. Sedangkan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dalam pelaksanannya Kemendikbud tetap memakai formula lama. Yakni, pelaksanaan UN SD akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan di tempat SD tersebut berada.

Mulai tahun ini, Ujian Nasional mulai menerapkan dua sistem pengerjaan: Ujian Nasional berbasis kertas. Kedua; dan berbasis komputer atau Computer-Based Test (CBT). Perbedaan yang mendasar dari kedua sistem ialah hanya pada cara pengerjaannya saja. UN berbasis komputer merupakan transformasi dalam penilaian, pengembangannya sendiri telah berjalan selama 7 tahun. Uji coba UN berbasis komputer ini telah diuji coba pada tahun kemarin dan tahun ini adalah tahun perintisan. Untuk yang berbasis kertas, perkembangan proses penggandaan soal dapat diakses langsung di laman resmi Kemendikbud.

Hanya beberapa sekolah saja yang menerapkan UN berbasis komputer ini, sebab terdapat beberapa poin yang harus dipenuhi sekolah agar dapat menyelenggarakan UN berbasis komputer. Di Surabaya contohnya, sekolahku SMK Negeri 5 Surabaya akan menjadi salah satu penyelenggara computer-based test. Aku pun telah menjalani try out berbasis komputer, memang terdapat kemudahan dalam mengisi soal ujian. Namun, karena sudah terbiasa dengan ujian berbasis kertas terdapat rasa canggung saat mengerjakan soal dari komputer. Aku yang biasanya dapat mencorat-coret soal ujian, mulai sekarang tidak dapat melakukannya lagi.


Kita pasti telah lama mengenal bahwasannya setelah lulus sekolah kita akan mendapatkan ijazah dan Surat Keterangan Ujian Hasil Ujian Nasional (SKHUN). Tetapi pada tahun ini, bagi siswa yang dinyatakan lulus dari sekolah akan mendapatkan Sertfikat Tamat Belajar (STB) dan Sertifikat Hasil UN (SHUN) bagi siswa yang sudah menempuh UN.

Menurut Mendikbud Anies Baswadan perubahan ini diambil agar UN bisa digunakan sebagai tolak ukur peningkatan mutu pendidikan. Dan sebagai perwujudan dari semangat kembali ke UU Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003. Belia juga menyebutkan bahwasannya tujuan perubahan UN ini adalah untuk membentuk generasi pembelajar yang berintegritas.


Demikian beberapa perubahan yang aku himpun dari beberapa sumber. Untuk perkembangan selanjutnya mengenai Ujian Nasional 2014/2015 kalian dapat memanfaatkan kemajuan jejaring sosial. Kalian dapat memantau linimasa Twitter dari Kemendikbud maupun laman resminya: http://kemdikbud.go.id/.

Disini, aku sebagai penulis yang notabenenya juga akan mengikuti Ujian Nasional pada tahun ini, memohon do'a restu kepada rekan blogger dan pembaca blog ini agar sukses dalam mengerjakan Ujian Nasional pada tahun ini. Mari kita kawal perkembangan Ujian Nasioanl ini sebagai awal pendidikan Indonesia yang lebih baik lagi. Sebab, dengan hasil UN yang jujur, data yang benar dan valid, Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dapat merumuskan kebijakan-kebijakan pendidikan yang lebih tepat.

Siap UN, Siapkan Masa Depan!

Wednesday, March 18, 2015

Tips Mempersiapkan Perbekalan Selama Bepergian

Beberapa perbekalan yang dibawa selama perjalanan. (Sumber foto: nxleveltravel)

Sebelum bepergian, mempersiapkan perbekalan merupakan hal krusial yang perlu diperhitungkan matang-matang. Agar, selama perjalanan kita membawa barang yang sesuai dibutuhkan dan tidak berlebihan. Dimana saat kita membawa barang secara berlebihan kebanyakan dari barang tersebut justru tidak terpakai, sangat membebani perjalanan kalian bukan? Untuk memastikan perjalanan anda terasa lebih aman, nyaman, dan berkesan terdapat beberapa kiat-kiat khusus yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan perbekalan traveling.

Pertama, bawa baju ganti dengan jumlah yang cukup. Kalian dapat memperhitungkan berapa banyak pakaian yang akan dibawa dari berapa lama anda akan melakukan perjalanan. Usahakan pakaian tersebut juga sesuai dengan kondisi alam tempat anda akan bepergian. Jangan sampai kalian membawa jaket tebal ketika ingin bepergian ke pantai. Untuk meringkas pakaian tersebut saat dibawa, usahakan menggulung pakaian tersebut atau sekarang kita dapat menggunakan travel vacuum bag. Dengan menggunakan travel vacuum bag ini kalian dapat menghemat ruang untuk penyimpanan pakaian kalian.

Penggunaan sarung di pantai. (Sumber foto: balifusarongs)

Sarung menjadi pilihan yang tepat yang wajib kalian bawa selama perjalanan. Sarung merupakan kain multifungsi yang dapat digunakan kapan saja dan dimana saja. Disebut multifungsi, sebab sarung memiliki banyak fungsi yang dapat digunakan. Sarung dapat digunakan untuk alas duduk, alas tidur, selimut, bahkan untuk handuk dalam keadaan darurat. Selain bahannya yang ringan, sarung juga mudah kering setelah dicuci.

Kedua, bawa peralatan pribadi. Peralatan pribadi seperti alat-alat mandi, kosmetik, dan obat-obatan pribadi perlu disediakan dalam tas khusus berukuran kecil. Jadi, seketika kita membutuhkan peralatan pribadi kita dapat menjangkau dengan mudah tanpa harus membongkar semua muatan yang kita bawa. Kita cukup mengambil tas khusus tersebut. Terutama bagi kalian yang memiliki penyakit jangan lupa membawa obat-obatan kalian. Semisalnya penyakit kalian kambuh selama perjalanan, kalian tidak usah repot mencari obat lagi.

Ketiga, perhatikan keamanan selama perjalanan. Tidak menentu semua lokasi yang akan dituju memiliki keamanan yang baik. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, kita dapat menyimpan uang di dalam money belt supaya aman dari pencopet. Money belt disini tidak berbentuk seperti tas pinggang kecil itu, lho, disini money belt memiliki bentuk yang sama seperti sabuk pada umumnya. Yang membedakannya hanyalah terdapat kompartemen kecil dengan resluiting sebagai wadah penyimpan uang darurat. Peralatan serbaguna seperti Swiss Army Knife pun tak ada salahnya untuk dibawa. Benda ini berguna di manapun, terutama jika kalian gemar menjelajah alam bebas.

Money belt yang akan melindungi uang kalian selama perjalanan. (Sumber foto: worldofnovelty)

Keempat, persiapkan peralatan untuk mengabadikan momen. Sekarang tak lengkap rasanya ketika kita bepergian tidak mengabadikan lokasi yang telah kita tuju melalui suara, foto, maupun video. Apalagi sekarang telah menjamur sosial media yang kian memudahkan kita untuk berbagi kesan perjalanan kita. Kamera dan ponsel merupakan item wajib yang harus dibawa selama perjalanan. Dengan membawa ponsel kita juga dapat memberi kabar kepada orang-orang yang kita tinggalkan di rumah.

Bawa juga kantung kedap air untuk melindungi peralatan tersebut dari air, maklum peralatan tersebut rentan rusak bila basah. Bila kalian bepergian lintas negara yang memiliki standar stop kontak yang berbeda-beda, universal adapter menjadi solusi yang cocok untuk mencolokkan kabel steker kalian ke stop kontak dengan bentuk apapun.

Rangkum perjalananmu dalam jurnal yang kalian tulis. (Sumber foto: blessthisstuff)

Jurnal atau buku catatan perlu juga dibawa untuk kalian yang gemar menulis. Melalui jurnal tersebut kalian dapat menuliskan apa saja yang telah kalian lakukan di tempat tujuan bepergian. Siapa tahu dengan tulisan yang kalian dituliskan di jurnal tersebut dapat dijadikan sebuah buku perjalanan. Tulisan perjalanan yang ada di jurnal tersebut memiliki kesan historis tersendiri setelah kalian pulang kembali ke rumah. Kalian dapat me-review ulang kejadian yang telah kalian lakukan selama perjalanan dengan membaca jurnal yang telah kalian buat dan melihat visualiasi perjalanan kalian dalam bentuk suara, foto, atau pun video.

Kelima, persiapkan alas kaki yang akan kalian gunakan. Nah, menurutku poin terakhir ini ialah yang sangat penting untuk diperhatikan sebelum perjalanan dimulai. Karena kebanyakan kita melupakan alas kaki apa yang akan kita pakai selama perjalanan, kita hanya asal mengambil dari kumpulan sepatu yang telah kita miliki. Selain itu

Selain itu, dengan memakai alas kaki yang kuat dan nyaman kita akan lebih leluas bergerak bebas kemana pun kita mau. Kalian pasti tidak mau jika kakimu lecet dan menghambat pergerakanmu, kan? Untuk itu pilihlah alas kaki yang nyaman, lebih baik lagi bila kedap air supaya kalian dapat memakainya di segala medan. Jangan pelit-pelit untuk merogoh kocek terlalu dalam untuk membeli alas kaki yang akan kalian gunakan. Asalkan alas kaki tersebut sebanding dengan kenyamanan, keawetan, dan desain sepatu yang akan kalian dapatkan.

Sepatu pria Nike idaman aku untuk traveling, nih. Available here. (Sumber foto: eukicks)
Secara pribadi, untuk bepergian aku lebih suka menggunakan alas kaki berupa sepatu olahraga yang nyaman dipakai di kaki. Kini pun sepatu olah raga memiliki desain dan warna yang menarik sehingga menambahkan kesan tambahan dari pakaian yang kalian pakai. Selain sepatu, kita juga perlu membawa sandal di perbekalan kita. Tidak mungkin kan kita selalu memakai sepatu selama perjalanan, kan? Sesekali kita pasti akan menggantinya dengan sandal, terlebih saat kita berada di tempat tinggal sementara di lokasi perjalanan yang kita tuju.

Disini aku memberikan rekomendasi tempat belanja produk alas kaki untuk kalian semua, tanpa harus repot pergi ke toko. Cukup duduk manis menghadap laptop atau gadget lainnya, kita dapat memilih produk alas kaki sesuai yang kita inginkan. Namanya, Zalora. Terdengar familiar, kan? Ya, Zalora merupakan situs belanja online terkemuka di Indonesia yang menyediakan beberapa pilihan fashion dengan koleksi, kualitas, pelayanan, dan kemanan yang patut diacungi jempol. Ketika berbelanja di situs tersebut kalian juga diberikan layanan GRATIS ongkos kirim ke seluruh wilayah Indonesia 

Itulah beberapa kiat khusus yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan perjalanan. Pastikan perbekalan yang kalian bawa sesuai dengan keperluan selama perjalanan berlangsung dan kita merasa nyaman saat membawanya. Selamat menikmati perjalan kalian, ya!

Monday, March 9, 2015

Menelusuri Sejarah Kota Surabaya Bersama SHT

Kompleks House of Sampoerna, Surabaya. (Dokumen Pribadi)

Disebut sebagai kota Pahlawan, maka tak pelak Surabaya menyimpan segudang sejarah kepahlawanan. Banyak gedung peninggalan sejarah menjadi saksi bisu perjuangan Arek-Arek Suroboyo, dari peninggalan tersebut kita dapat menapak tilas bagaimana perjuangan memerangi penjajah pada masanya. Dan semuanya sangatlah menarik untuk kita telusuri satu persatu.

Ada satu solusi menarik bagi kalian untuk menelusuri lokasi-lokasi bersejarah di Surabaya, yakni dengan mengikuti  tur Surabaya Heritage Track (SHT). Bermarkas di House of Sampoerna (HoS), kita dapat melenggang dengan gratis mengunjungi beberapa lokasi bersejarah di Surabaya. Jadi, kita dapat jalan-jalan keliling kota Surabaya sekaligus mengenal sejarahnya.

Terdapat beberapa pilihan trayek yang dapat dipilih pengunjung. Trayek ini dibedakan dari hari keberangkatan dan jam keberangkatan, khusus untuk hari Senin jadwal tur ditiadakan. Untuk menikmati layanan tur trayek sejarah ini kalian dapat mengunjungi langsung House of Sampoerna yang terletak di Jl. Taman Sampoerna 6, Surabaya. Karena kuota terbatas yang hanya mampu menampung 20 orang di setiap perjalanannya, maka sangat disarankan untuk melakukan reservasi keberangkatan jauh-jauh hari. Caranya cukup menghubungi kontak yang tersedia di laman resmi HoS: http://houseofsampoerna.museum/ –di dalam laman resminya juga tersedia trayek dan jadwal keberangkatan tur.

Bus merah mungil ini akan membawamu menelusuri sejarah Surabaya. (Dokumen Pribadi)

Menggunakan bus bermodel trem berwarna merah nan mencolok kita akan dibawa berkeliling Surabaya. Bermodal dengan tiket perjalanan yang didapatkan dari reservasi sebelumnya, kita dapat menukarkan tiket tersebut dengan visitor tag saat pertama kali menaiki bus. Di dalam bus para pengunjung akan ditemani dengan dua orang yang bertugas sebagai pemandu dan satu orang sopi, mereka bertiga orangnya dijamin asyik-asyik.

Karena pada saat menikmati SHT bertepatan saat akhir pekan dan dimulai dari pukul 13.00, maka trayek yang akan dilewati ialah: Tugu Pahlawan - Gedung Nasional Indonesia - PTPN XI. Tur ini bertajuk Surabaya -The Heroes City, dimana ketiga lokasi tersebut merupakan tempat bersejarah peninggalan peristiwa 10 November, loh! Pada tur kali ini aku juga ditemani sahabat-sahabat baikku. Mereka adalah Muhammad Chilmi dan Intan Eben Tantri. Kami bertiga memilih meluangkan akhir pekan ber-SHT ria karena selain gratis, tur ini juga memberikan wawasan baru mengenai sejarah di Surabaya. Aku juga menyarankan untuk mengambil trayek di akhir pekan karena waktu perjalanannya yang lebih lama dengan yang di hari kerja biasa.

Salah satu gedung bersejarah di Surabaya. (Dokumen Pribadi)

Setelah semua pengunjung tur memasuki bus, perjalanan pun dimulai. Bus pun melaju menuju tempat tujuan pertama kita, Tugu Pahlawan. Selama perjalanan si pemandu tak habis-habisnya menjelaskan satu persatu gedung bersejarah yang dilalui oleh bus kita. Tak habis fikir, ternyata gedung-gedung yang sering aku lalui memiliki nilai historis juga.

Tugu Pahlawan, Sebuah Monumen Markah Tanah Surabaya
Dibangun tahun 1951.

Sampailah kita di Tugu Pahlawan. Kebanyakan dari kalian pasti telah mengenal salah satu landmark kota Surabaya ini. Tugu ini dibuat untuk memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, dimana arek-arek Suroboyo berjuang melawan pasukan Sekutu bersama Belanda yang hendak menjajah kembali Indonesia.

Tugu Pahlawan, salah satu landmark kota pahlawan. (Dokumen Pribadi)

Di dalam kompleks Tugu Pahlawan, kita tak hanya dapat menikmati monumen setinggi 41,15 meter saja. Tapi kita juga dapat bersantai ria di taman dalam kompleks Tugu Pahlawan, megunjungi Museum 10 November, atau juga dapat melihat kembali perjuangan arek-arek Suroboyo yang terukir pada relief yang berada di sekitar gerbang masuk menuju kompleks ini.

Si pemandu pun menjelaskan makna yang terkandung dalam relief yang berjajar di area depan Tugu Pahlawan. Lalu dilanjutkan untuk berkeliling kompleks Tugu Pahlawan. Tepat di bawah tugu, si pemandu menunjuk sebuah penutup yang terbuat dari seng dan membukanya. Ternyata di dalamnya merupakan tempat penyiksaan manusia pada masa penjajahan.

Tampak luar Museum 10 November. (Dokumen Pribadi)

Setelah puas mendengarkan sejarah dari si pemandu, aku pun bergegas menuju Museum 10 November yang letaknya berada di bawah permukaan tanah. Harga tiket masuknya pun sangatlah terjangkau dan bagi pelajar seperti dapat masuk secara gratis hanya dengan menunjukkan kartu tanda pelajar saja.

Di dalam museum yang diresmikan pada tanggal 19 Februari 2000 oleh Presiden K.H. Abdurrahman Wahid ini menyimpan beberapa peninggalan sejarah. Misalnya, kita dapat melihat foto-foto dokumentasi pembangunan Tugu Pahlawan, diorama perjuangan arek-arek Suroboyo, dan beberapa barang peninggalan pahlawan Surabaya. Disini juga kita dapat mendengarkan pidato penuh semangat dari Bung Tomo. Dan masih banyak lagi peninggalan sejarah yang akan membawamu kembali pada masa lampau. Selesai menikmati Tugu Pahlawan, perjalanan pun dilanjutkan menuju Gedung Nasional Indonesia.

Gedung Nasional Indonesia, Saksi Bisu Pergerakan Nasional di Indonesia 
Dibangun pada tahun 1930.

Gedung Nasional Indonesia merupakan salah satu cagar budaya yang terletak di Jl. Bubutan 85-87, Surabaya. Gedung ini menjadi saksi bisu pergerakan nasional di Indonesia. Sebab, gedung ini sempat menjadi tempat pusat pergerakan nasional Partai Indonesia Raya (Perindra) di bawah pimpinan dr. Soetomo, tempat pembentukan Komisi Nasioanl Indonesia (KNI) dan pembentukan Badan Keaman Rakyat (BKR) Propinsi Jawa Timur, Karesidan dan Kota Surabaya, serta okasi terjadinya pertempuran 10 November 1945 antara Arek-Arek Suroboyo dan tentara sekutu.

Pendopo di kompleks Gedung Nasional Indonesia. (Dokumen Pribadi)

Di kompleks Gedung Nasional Indonesia, kita dapat melihat pendopo yang pernah menjadi tempat Kongres Indonesia Raya ke-1 berlangsung. Pada masa perjuangan, pendopo ini digunakan sebagai tempat sidang dan rapat. Dan kini pendopo ini dialihfungsikan menjadi tempat resepsi, pameran foto, dll. Di pendopo ini juga menjadi sejarah persiapan Rapat Samodra yang menentang larangan Kenpetai.

Bak pendopo Jawa lainnya, di dalam pendopo ini kita akan menjumpai banyak tiang dan beratapkan atap berbentuk limas. Pada bagian dinding pendopo terdapat plakat kata-kata presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno. Tak lupa foto lawas Dr. Soetomo terpajang di dalamnya.

Bersama Ibu Murtiningrum (tengah), penjaga makam Dr. Soetomo. (Dokumen Pribadi)

Makam Dr. Soetomo yang wafat pada tanggal 30 Mei 1938 pun terletak di kompleks ini. Ketika berada di makam kita akan menjumpai sosok wanita tua yang bertugas menjadi penjaga makam, namanya Ibu Murtiningrum. Dari beliaulah, banyak informasi mengenai Dr. Soetomo dan perjuangannya kami dapatkan. Perlu kalian ketahui, Ibu Murtiningrum ini menjadi penjaga makam karena wasiat yang diberikan orang tuanya. Orang tua beliau merupakan salah satu siswa yang diajari oleh Dr. Soetomo. Dan inilah yang membuatku kagum kepada beliau, mau dan mampu menjalankan wasiat yang diberikan orang tuanya. Beliau juga membagikan beberapa lembar fotokopi-an berisikan informasi Dr. Soetomo.

Paviliun tempat Arek-Arek Suroboyo pernah bermarkas pun dapat kita lihat dari kompleks ini. Paviliun yang dibangun tak hanya oleh pejuang Surabaya saja, tetapi juga luar Surabaya. Pada 29 November 1945 markas ini pernah terkena mortir yang menyebabkan bagian selatan paviliun ini hancur dan hingga kini tak ada pembangunan ulang. Sekarang, paviliun tersebut digunakan sebagai tempat STM Bubutan dan kantor media Penyebar Semangat.

Gedung PTPN XI, Gedung Megah Peninggalan Belanda
Dibangun pada tahun 1911.

Akhirnya sampailah kita ke tujuan akhir trayek kali ini, yakni Gedung PTPN XI. Pertama kali memasuki kompleks gedung ini kita akan disambut dengan hamparan taman yang hijau, lantas kita akan melihat gedung dengan gaya arsitektur Belanda yang dijamin cocok banget buat foto pre-wedding.

Gedung PTPN XI ini semula bernama gedung Namblosde Venotschaaf Handels Vereeniging Amsterdam, sebuah perusahaan perkebunan milik Hindia Belanda yang mengontol produksi gula. Pada 1958, setelah pemerintah Indonesia melakukan nasionalisasi perusahaan perkebunan asing milik Hindi Belanda gedung ini berganti nama menjadi gedung PTPN XI hingga sekarang.

Bagian depan Gedung PTPN XI yang asri. (Dokumen Pribadi)

Gedung yang terletak di Jl. Merak 1, Surabaya, ini pertama menjadi lokasi perundingan antara Moestopo dan AWS Mallaby, sebelum terjadinya peristiwa 10 November terkait ancaman sekutu kepada rakyat Surabaya untuk menyerahkan senjata. Gedung ini juga pernah menjadi markas BKR di bawah pimpinan Drg. Mustopo, sertama markas angkatan darat Jepang pada jaman pendudukan.

Hal unik dari gedung ini ialah pembagian gedung menjadi tiga bagian yang dipisahkan oleh retakan selebar kurang lebih 3 cm yang berfungsi sebagai sistem keamanan. Dahulunya tanah di tempat bangunan ini didirikan merupakan tanah rawan yang memungkinkan bangunan bergeser. Atas dasar itu, dibuatlah retakan seperti itu pada bangunannya untuk mengurangi pergeseran. Jadi, semisalnya terjadi pergesaran bangunan akan tetap bisa berdiri kokoh. Retakan ini memanjang dari depan ke belakang dan atas ke bawah.

Gedung ini memiliki bentuk simetris dengan bagian sayap kiri dan kanan. Bangunan setinggi dua lantai ini merupakan salah satu bangunan terbesar pada jamannya dan konon menghabiskan sekitar 3000 meter kubik beton dan beberapa materialnya didatangkan langsung dari Belanda dan Itali. Hebatnya lagi, gedung ini belum pernah direnovasi sampai sekarang dan tetap berdiri kokoh.

Salah satu sudut ruangan Gedung PTPN XI. (Dokumen Pribadi)

Hal yang aku suka dari gedung ini selain arsitekturnya yang memukai, suasanan dingin di dalam gedung membuat aku dan pengunjung lainnya betah berlama-lama berada di dalamnya. Oh ya, hal yang menarik lainnya adalah di dalam gedung ini juga terdapat lorong bawah tanah. Si pemandu pun menunjukkannya kepada para pengunjung. Saat keluar dari kompleks ini, aku bertemu dengan beberapa satpam yang bercerita bahwasannya di gedung juga menyimpan cerita mistis.

Disebabkan waktur tur yang sebentar lagi usai, para pengunjung tur pun bergegas kembali menuju bus untuk kembali ke tempat keberangkat pertama di House Sampoerna. Sekembalinya di House of Sampoerna kalian juga dapat menikmati beberapa fasilitas yang tersedia. Seperti, mengunjungi museum rokok yang didalamnya bila beruntung kita akan menjumpai pembuatan rokok secara langsung oleh para pekerja wanita yang berjumlah kurang lebih 400 orang. Untuk memasuki museum ini kalian harus berumur di atas 18 tahun atau di bawah pengawasan orang tua. Jujur saja, meskipun aku sering mengunjungi HoS dan menaiki SHT, aku belum pernah sama sekali masuk ke museum rokok ini.

So, buat kalian yang akan dan sedang berada di Surabaya jangan lupa untuk menikmati tur gratis ini. Selain tanpa dipungut biaya, kalian juga akan mendapatkan sensasi berbeda dalam mengenal sejarah di Surabaya. Aku aja yang sejak lahir sudah di Surabaya belum sepenuhnya mengenal sejarah kota sendiri secara tuntas dan melalui tur ini sedikit demi sedikit pengetahuanku pun bertambah. Aku tunggu kedatangan kalian ke Surabaya!


Surabaya Heritage Track (SHT) House of Sampoerna (Hos)
Jl. Taman Sampoerna 6, Surabaya 60163
Jawa Timur, Indonesia 
Tel. +62 31 353-9000
Fax. +62 31 353-9009
E-mail: hos.surabaya@sampoerna.com
 

Tur RegularHariWaktu
WeekdaySelasa - Kamis
Surabaya - The Heroes City
(Heroes Monument - PTPN XI)
1. 09:00 - 10:00
Surabaya - The Trading City
(Hok Ang Kiong Temple - Escompto Bank)
2. 13:00 - 14:00
Surabaya during The Dutch Occupation
(Kebonrojo Post Office - Kepanjen Church - Ex. De Javasche Bank)
3. 15:00 - 16:30
WeekendJum'at - Minggu
Exploring Surabaya
(Balai Pemuda - City Hall - Ex. De Javasche Bank)
1. 09:00 - 10:30
Surabaya -The Heroes City
(Heroes Monument - GNI - PTPN XI)
2. 13:00 - 14:30
Babad Surabaya
(Kampung Kraton - City Hall - Cak Durasim)
3. 15:00 - 16:30

Semua keberangkatan tur dari House of Sampoerna.
** Terdapat juga tur-tur bertema atau theme tour misalnya, tur memperingati Imlek dengant trayek lokasi pecinan di Surabaya yang selengkapnya dapat dilihat laman resmi HoS: http://houseofsampoerna.museum/



Referensi :
1. "House of Sampoerna, Museum Keren dari Surabaya", Detik Travel. Diakses 2015-03-09.
2. "Tugu Pahlawan", Wikipedia. Diakses 2015-03-09.
3. "Gedung Nasional Indonesia (GNI)", inilahsurabaya's Blog. Diakses 2015-03-09.
4. "Gedung PTPN XI", inilahsurabaya's Blog. Diakses 2015-03-09.

Wednesday, February 25, 2015

Cinta Buah Lokal Indonesia, Kenapa Tidak?

Buah rambutan, salah satu buah asli Indonesia. (Dokumen Pribadi)



Kekayaan di Indonesia sangatlah beragam, baik kekayaan sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Bagi mereka yang tinggal di Indonesia patutlah berbangga karena apa saja yang mereka inginkan pasti terpenuhi dari alam. Salah satunya, yakni buah-buahan. Melalui tangan cekatan para petani Indonesia buah nan eksotis tumbuh. Di dukung dengan kesuburan tanah bumi pertiwi yang tak ada bandingnya. Segala buah-buahan yang ditanam oleh petani Indonesia ini disebut dengan buah lokal, entah varietas buahnya asli Indonesia maupun bawaaan luar negeri.

Telah Lama Mengenal, Kemudian Jatuh Cinta

Perkenalanku dengan buah lokal telah lama dimulai, aku pun sampai lupa kapan pertama kali aku dikenalkan dengan yang namanya buah lokal. Pokoknya selama hidupku sampai saat ini, buah lokal selalu menemaniku. Seakan-akan buah tersebut menjadi mood booster di kala perasaan dilanda kegundahan. Berbeda dengan orang lain yang lebih memilih cokelat sebagai mood booster. Kesegaran buah lokal mampu menghilangkan suntuk bagiku, seolah menjadi penyemangat untuk melakukan rutinitas sehari-hari.

Suatu hari, ibuku pernah bercerita bahwasaanya di saat aku bayi. Dimana pertumbuhan gigiku masih belum sempurna untuk mengunyah makanan, ibuku memberikan buah-buahan seperti pisang dan pepaya yang dilumatkan sebagai asupan tambahan selain air susu ibu. Kebiasaan ini turun temurun dilakukan ke kedua adikku. Mungkin ibu kalian juga pernah memberikan lumatan buah tersebut.

Menginjak masa anak-anak melalui visualisasi buah dalam gambar, mozaik, dan nyanyian di bangku taman kanak-kanak mengenai buah membuat perkenalanku dengan buah bertambah. Masih teringat di saat aku membuat kolase berbentuk apel. Dan memasuki bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, aku mulai dikenalkan buah dengan manfaatnya. Mengingat pada masa anak-anak, kita seolah didoktrin untuk mengenal buah saja tanpa manfaat dibalik kelezatannya.

Lama-kelamaan perasaan cinta pun muncul begitu saja tehadap buah. Ya, mungkin kelihatan sedikit berlebihan bilamana aku mengatakan bahwasannya aku jatuh cinta kepada buah. Tapi, toh, kenyataannya memang begitu. Aku dan buah tak dapat dilepaskan. Di setiap acara makan-makan tiba, pasti aku lebih betah di depan area yang menyajikan berbagai macam buah.

Segala jenis buah-buahan aku sukai, wong namanya telah jatuh cinta pasti apapun pasti disukainya. Mau pepaya, melon, jambu, semangka, jeruk, dan masih banyak lagi yang tentunya tidak aku sebutkan satu-persatu di sini. Bisa-bisa artikel ini berisikan daftar buah-buahan kalau diteruskan. Pokoknya semuanya aku suka, mungkin ada orang yang menyukai buah A tetapi tidak menyukai buah B. Namun berbeda dengan aku yang akan melibas semua buah yang ada di depanku.

Banyak lagi keistimewaan dari buah lokal yang membuatku lebih jatuh cinta kepadanya, mungkin kamu saja akan jatuh cinta kepadan buah lokal seperti aku. Eits, tapi jangan sesekali mengambil jatah buahku ya kalau tidak bertengkar denganku hanya karena buah saja. Hehe..... Keistimewaan dari buah lokal di antaranya sebagai berikut :

Salah satu kios buah yang ada di pasar tradisional. (Sumber foto: Solopos)

Yang pertama ialah karena buah lokal sangat mudah ditemukan.

Dahulu tepat di depan rumahku terdapat sebuah pohon mangga besar yang dimana saat waktu berbuah tiba, aku dan teman-temanku lainnya sibuk mengambil satu persatu mangga tersebut menggunakan gala. Mangga yang telah didapatkan tersebut lantas disantap ramai-ramai. Aih... Enaknya. Malangnya, kini pohon mangga tersebut telah ditebang karena daunnya lebat sangat menganggu. Selain itu, jalanan di depan rumahku di mana pohon itu tumbuhan akan dipasang paving sehingga mau tidak mau harus ditebang juga.

Tak hanya dapat ditemukan di pekarangan rumah, buah lokal dapat kita jumpai di kios pedagang buah di pasar tradisional. Sekarang telah banyak juga pedagang buah yang berkeliling dari kampung-kampung. Ketika kita menjejakkan kaki ke pasar swalayan pun masih dapat kita jumpai buah lokal, namun dengan packaging yang lebih menarik.Sayangnya, display buah-buahn di pasar swalayan kebanyakan di dominasi dengan buah impor. Tapi jangan khawatir, masih ada kok buah lokal yang asli diproduksi di Indonesia yang dapat kita beli di pasar swalayan. PT Sewu Segar Nusantara (SSN) berlabel Sunpride merupakan salah satu produsen buah lokal Indonesia yang produknya telah masuk ke beberapa pasar swalayan kenamaan.

Kita juga dapat langsung menikmati buah langsung dari pohonnya di kebun buah langsung. Atau kini juga telah berkembang wisata berbasis agro. Jadi, kita dapat berwisata sambil mengenal lebih dekat dengan buah lokal. Kita dapat merasakan sensasi memetik buah secara langsung dari pohonnya. Meskipun buah lokal ini banyak digemari, untuk jenis varietas asli Indonesia kini malah jarang di temukan pasaran. Misalnya, cimpedak, gandaria, menteng, kemang, bisbul, dan jambu mawar telah sulit dicari.

Menteng, buah eksotis asli Indonesia. (Sumber foto: Wordpress)

Kedua, harganya terjangkau.

Harga selalu menjadi alasan utama kita untuk menikmati sesuatu barang maupun jasa. Begitupula dengan buah, pasti kita lebih memilih buah lokal dengan harga yang terjangkau, bukan? Harga terjangkau ini didapatkan karena buah lokal tersebut diproduksi dari dalam negeri sendiri sehingga tidak perlu memakan banyak biaya lagi untuk memproduksi hingga memasarkannya. Jika pada musim panen buah tiba malah kita dapat mendapatkan harga yang jauh lebih rendah karena buah tersebut melimpah ruah.

Akhir-akhir kita juga dikejutkan dengan pemberitaan bahwasannya terdapat beberapa buah impor yang beredar di Indonesia mengandung bakteri. So, daripada beli buah impor yang secara tidak langsung akan mematikan buah lokal Indonesia mari beralih kembali ke buah lokal.

Ketiga, budidayanya mudah.

Pembudidayaan buah terbilang mudah, terlebih lagi tanah di Indonesia terbilang subur. Dalam salah satu lagu dari grup nyanyi legendaris Indonesia, Koes Plus, pernah menuangkannya dalam nyanyian berjudul "Kolam Susu". Dimana dalam baitnya berbunyi: "Orang bilang tanah kita tanah surga. Tongkat kayu dan batu jadi tanaman."

Buktinya saja, beberapa pekarangan rumah kita ataupun tetangga kita pasti terdapat tanaman buahnya bukan? Seperti yang telah disampaikan sebelumnya. Di rumahku, terdapat tanaman jambu biji merah dan belimbing. Ukurannya masih relatif kecil sehingga masih belum dapat dinikmati buahnya. Berbeda lagi dengan sekolahku. SMK Negeri 5 Surabaya yang berbasis sekolah hijau. Banyak sekali tanaman buah yang tumbuh subur di dalamnya. Ada sawo kecik, alpukat, nangka, mangga, pisang, pepaya. dan kedongdong. Pohonnya pun berbuah lebat dan saat panen menjadi primadona murid yang belajar di dalamnya. Sesekali, ketika bel istirihat dan pulang berbunyi mereka langsung berbondong-bondong menuju pohon yang telah berbuah.

Petani buah yang sedang panen. (Sumber foto: Bisnis.com)

Keempat, menyejahterakan aku, kamu, dan dia

Maksudnya apa ini, menyejahterakan aku, kamu, dan dia? Disini aku mengibaratkan buah lokal sebagi sumber kesejahteraan. Aku dianalogikan aku dalam arti sebenarnya, dan kamu mereka yang ada di luar sana. Aku dan kamu diartikan sebagai mereka konsumen sejati buah-buahan yang sejahtera karena bisa menikmati lezatnya buah beserta manfaat yang terkandung. Dan dia, disini aku analogikan dia sebagai para petani yang dengan cekatan, membanting tulang dan memeras keringat untuk menghasilkan buah-buah lokal yang dapat dipasarkan. Secara tidak langsung dengan mengonsumsi buah-buah lokal sama saja kita telah menyejahterakan perekonomian petani buah dan meningkatkan taraf hidup mereka. Toh, kita juga sama diuntungkan.

Kelima, selain enak juga bergizi

Buah lokal selain mengandalkan rasanya yang enak dan khas juga menyimpan segudang gizi yang terkangdung di dalamnya. Seperti kandung beberapa vitamin, fosfor, zat besi, protein, kalsium, dan masih banyak lagi. Jadi dengan mengonsumsi buah-buahan sangatlah bermanfaat bagi tubuh kita. Sebagian buah juga dipercaya dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Jeruk misalnya, dapat menyembuhkan sariawan karena kandung vitamin C-nya yang melimpah. Atau pepaya untuk melancarkan sistem pencernaan kita. Kita akan mendapatkan bonus plus-plus kan, jika rutin mengonsumsi buah.

Keenam, buah sebagai wujud tali silahturami

Kita pasti pernah membawakan bingkisan buah kepada kerabat kita. Paling sering, ya, ketika kerabat kita sakit kita menjenguknya dengan membawa bingkisan buah. Selain itu, saat hari raya tiba tak banyak dari kita yang berkirim bingkisan buah kepada sanak saudara kita. Kini, buah juga dapat difungsikan sebagai media untuk lebih merekatkan kembali tali silahturami antar individu. Kita dapat juga menyelipkan beberapa pesan dalam bingkisan tersebut agar mereka yang menerimanya mendapat kesan lebih.


Video seputar buah sebagai bingkisan tanda cinta terhadap sesama. (Sumber: Youtube/SunprideID)

Ketujuh, dapat diolah menjadi kudapan yang nikmat

Rujak merupakan salah satu kudapan dari buah-buahan. Segarnya buah berpadu dengan tuangan bumbu kacang yang manis, teramat menggunggah selera. Kalau di dunia barat, buah lebih familiar diolah menjadi salad. Hmm... Aku sendiri lebih suka mengolah buah menjadi jus. Di Indonesia, buah-buahan juga dapat diolah dalam ragam makanan dan minuman. Seperti, legitnya dodol buah, segarnya es buah, manisnya manisan buah, dan masih banyak lagi yang serba enak pokoknya. Duh kan, sambil menulis artikel ini lapar langsung menyergapku. Buah, mana buah? Meski dapat diolah dalam berbagai kudapan, aku tetap lebih suka makan buah secara fresh, utuh berbentuk buah. Apalagi jika matang dari pohon.

Kedelapan, buah lokal itu lebih segar

Disebabkan produksi yang dilakukan di dalam negeri sendiri membuat buah lokal terasa lebih segar. Dari proses panen raya hingga distribusi tidak memerlukan cukup lama, apalagi bila rumah kita dekat dengan perkebunan buah. Berbeda dengan buah impor yang terkadang harus melakukan beberapa 'ritual' agar produk mereka cepat membusuk, bisa saja dilapisi dengan lilin di permukaan luarnya. Dari segi rasa, buah lokal lebih bervariasi rasanya daripada buah impor yang terkesan datar. Mau coba? Coba bandingkan sendiri, setelah memakan buah impor langsung memakan buah lokal. Pasti ada perbedaan yang terasa.

Dan terakhir, buah sebagi wujud cinta petani untuk Indonesia

Pernahkah terbesit di fikiran kalian bagaimana perjuangan seorang petani dalam menghasilkan buah lokal yang ada di pasaran, pastinya tidak? Kita pasti akan disibukkan dengan membeli dan menikmatinya saja, bukan. Ternyata meskipun budidaya tanaman buah terbilang buah, namun tetap saja dibutuhkan perawatan yang maksimal agar menghasilkan buah yang berkualitas dan layak jual. Terlebih lagi mengingat petani di Indonesia yang masih mengandalkan tenaga sederhana dalam menanam buah tersebut, mulai dari proses pembenihan, penyiraman, penyemaian, perawatan, hingga panen. Semua hanya bermodal cinta para petani yang sabar merawat tanaman buah tersebut. Duh, kalau tahu begini aku makin meleleh deh dengan pesona buah lokal. Hidup petani buah lokal!

Pisang favorit aku, pisang Cavendish. (Dokumen Pribadi)

Potensi Buah Lokal di Pasar Global

Melihat potensi yang cukup besar untuk digali kembali, keberadaan buah lokal di Indonesia dapat diperhitungkan keberadaannya. Jangan sampai buah lokal kalah bersaing dengan buah impor meskipun jumlah masih tak sebanyak produksi buah lokal. Bolehlah kita impor buah bilamana buah tersebut memang tidak dapat tumbuh subur di iklim tropis Indonesia, tetapi apa salahnya kita untuk terus mengonsumsi buah lokal sendiri. Bisa-bisa petani buah lokal gigit jari karena mata pencahariannya diambil oleh orang luar, kasihan sekali nasib mereka yang telah bersusah payah mempertahankan buah lokal ini.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar ingin produk buah lokal menjadi raja di negeri sendiri sehingga bisa menekan impor. Dan tahukan kalian buah apah yang dimaksud? Buah lokal tersebut ialah jambu kristal (guava crystal). Atau juga dikenal dengan sebutan jambu batu (Psidium guajava), jambu biji, jambu siki dan jambu klutuk.

Beliau menjelaskan bahwasannya jambu kristal dapat menjadi komoditi nasional bila telah menyeluruh dikembangkan secara nasional. Saat ini kurang lebih 17 provinsi telah mengembangkannya. Namun dalam pengembangannya masih kurang optimal dan belum tersosialisasi dengan baik. Untuk itu masih perlu kesadaran masyarakat untuk mendukung upaya ini.
 
Produk jambu kristal Sunpride yang dijamin seedless. (Sumber foto: Sunpride)

Oh ya, salah satu produsen kenamaan jambu kristal ialah PT Sewu Segar Nusantara (SSN) dengan label produk, Sunpride. Buah ini memiliki daging buah yang renyah terutama saat setengah matang. Krenyesss... Krenyesss... Keunggulan lain dari buah ini ialah karakter seedless-nya yang dimana bijinya hanya berjumlah 3% dari daging buah. Selain itu rama manis Jambu Kristal berkisar antara 11-12 brix dengan sedikit kandungan air.

Jambu ini memang bukanlah asli varietas Indonesia, karena merupakan mutasi dari residu Muangthai Pak yang ditemukan paa tahun 1991 di District Kao Shiung dan diperkenalkan ke Indonesia melalui Misi Teknik Taiwan pada tahun 2001 di lokasi proyek Mojokerto.

Kandungan gizi yang ada di dalam jambu kristal pun sangatlah melimpah. Berikut ini merupakan kandungan gizi yang ada di dalam jambu kristal :


Jambu ini kaya akan ansitringent yang bersifat alkali dan memiliki manfaat sebagai desinfektan dan anti bakteri, sehingga membantu penyembuhan diare atau disentri yang disebabkan oleh pertumbuhan mikroba. Lebih lanjut, nutrisi lain dalam jambu biji, seperti vitamin C, karotenoid dan kalium memperkuat dan meremajakan sistem pencernaan. Jambu kristal dapat disantap kapan saja. Saat menemani kerja di kantor atau saat bersantai rumah, jambu ini seakan menjadi kudapan yang wajib menemani.

Produk lain yang diproduksi oleh PT SSN ialah pisang cavendish atau pisang ambon putih, nanas honi, pepaya, melon, dan masih banyak lagi. Branding produk yang baik membuat buah lokal Indonesia mampu bersaing dengan produk impor serupa di pasar swalayan. Hal menarik lainnya dari PT SSN, yakni mereka juga memberikan edukasi mengenai manfaat buah yang dipasarkannya kepada konsumen. Sebagai contoh, aku pernah lihat display pisang Cavendish dengan manfaat buah tersebut yang dipasang di rak display. Konsumen pun lebih cerdas dalam memilih buah yang diinginkan. Nama Sunpride terdengar lebih modern dan dapat bersaing di pasar global.

Hebatnya lagi, produsen buah lokal yang berdiri sejak tahun 1995 ini telah berkerja sama dengan 1000 petani lokal dalam memproduksi buah-buahnya. Tak lupa, edukasi mengenai pembudidayaan buah lokal yang lebih baik diberikan kepada petani tersebut. Agar buah yang dihasilkan mutu dan kualitasnya terjamin. Belum lagi di setiap produknya, PT SSN memiliki sertifikasi yang menjamin kualitas buah yang mereka produksi. Tak pelak buah lokal produksi PT SSN tak kalah dengan produk impor.

Kemasan produk dari PT SSN pun lebih higienis. Terdapat jaring styrofoam yang berfungsi untuk tetap menjaga bentuk buah yang utuh. Plastik berfungsi untuk melindungi buah dari serangan lalat buah, karena sekali dihinggapi niscaya buah lebih cepat membusuk. Pelabelan pun sangat penting untuk lebih memasyarakat produk PT SSN, labelnya Sunpride. Jika kalian menemui buah dengan label Sunshine atau Sweety itu juga produk dari PT SSN, lho! Mengusung tagline "Fresh Everyday", dijamin buah dari PT SSN selalu segar setiap hari. Gak percaya? Buktikan sendiri.

Meningkatkan Popularitas Buah Lokal

Untuk lebih meningkatkan popularitas buah lokal di masyarakat. Tentunya diperlukan beberapa upaya untuk mewujudkan gerakan Cinta Buah Lokal. Banyak hal yang dapat dilakukan, diantaranya dengan :

1.  Mulai membiasakan diri mengonsumsi buah lokal. Seperti telah disampaikan sebelumnya bagaimana keistimewaan buah lokal, kita selayaknya patut berbangga diri untuk menunjukkan ke dunia luar bahwa kita lebih mencintai produk dalam negeri sendiri melalui gerakan mengonsumsi buah lokal. Selain enak, bergizi juga lho! Untuk lebih mengenalkan buah lokal perlu juga diadakan acara-acara yang menarik masyarakat, misalnya mengadakan festival buah, lomba dengan bahan buah, workshop seputar buah dan khasiatnya, dan masih banyak lagi. Termasuk dengan membuat ajang lomba blog yang diadakan Sunpride, dimana akan menjaring para blogger untuk menyebarluaskan pesan positif buah lokal melalui blog mereka. Informasi ini pun akan menjaring banyak masa.

Buaha-buahan produksi Sunpride yang aku gemari. (Dokumen Pribadi)

2.  Meningkatkan mutu dan kualitas produksi. Agar produk buah lokal dapat bersaing dengan buah impor perlu diadakannya peningkatan mutu dan kualitas produksi petani buah lokal. Dimana mereka perlu diberi beberapa pelatihan mengenai budidaya buah yang lebih sistematis dan terkontrol. Sehingga, buah yang dihasilkan dapat maksimal mutu dan kualitasnya. Buah yang dihasilkan harus dikemas dengan kemasan yang higienis untuk menjamin kualitas produk saat proses distribusi. Bisa-bisa buah yang segar setelah di panen membusuk sesaat sampai di pasaran, ini disebabkan dari proses pengemasan yang tidak terjaga.

3.  Riset buah. Ya, riset buah sangat diperlukan untuk terus menjaga mutu kualitas buah yang dihasilkan negeri sendiri. Jangan sampai produk dalam negeri dapat terserang bakteri seperti buah impor, karena kelalaian produksi maupun distribusi. Bisa saja, melalui riset buah dalam negeri, para peneliti mampu menemukan varietas buah baru yang akan menjadi buah khas Indonesia.

4.  Peningkatan kuatintas produksi. Untuk lebih menyebarluaskan pesan Cinta Buah Lokal sangat diperlukan pasokan buah yang memadai. Salah satu hal yang menyebabkan kuantias produksi yang masih belum seimbang ialah belum meratanya penanaman buah atau kebun buah. Misalnya, di kota A dapat memproduksi buah A namun belum bisa memproduksi buah B, begitu sebaliknya. Atas dasar ini, diperlukan pemerataan produksi agar pemetaan penanaman buah lokal dapat dikelola secara baik. Tetapi, tanpa mengurangi keeksotisan buah yang telah lama menjadi ciri khas di daerah tersebut. Buah-buah eksotis asli Indonesia seperti gandaria, cimpedak, bisbul dan lainnya perlu dilestarikan lagi.

5.  Membuat kebijakan secara kontinyu. Inilah hal yang paling tersulit karena kebanyakan kebijakan dibuat hanya momentual saja tanpa berkepanjangan. Hal ini tentunya diperlukan dukungan dari segala lapisan masyarakat untuk lebih mengenalkan buah lokal ke dunia luar.

Mari secara bersama-sama kita galakkan budaya "Cinta Buah Lokal Indonesia". Karena melalui cinta apa saja yang kita lakukan akan lebih bermakna. Melalui budaya ini, diharapkan agar masyarakat luas khususnya masyarakat Indonesia sendiri lebih mengenal dengan buah lokal yang tumbuh subur di negaranya sendiri. Langkah termudahnya ialah dengan mengonsumsi buah lokal secara rutin, lalu membeberkan kelezatan beserta khasiat dari buah lokal kepada orang lain. Untuk mewujudkannya diperlukan langkah bersama seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Jangan sampai di masa yang akan datang, generasi penerus bangsa dibutakan akan kekayaan buah lokal Indonesia dan lebih mengenal buah impor. Dimulai dari sendiri, ayo kita lebih mencintai buah lokal Indonesia! Buah untuk cinta!


#Fruit4Love