Dalam memperingati hari jadinya yang ke-722, Pemerintah Kota Surabaya kembali menyelenggarakan acara tahunan mereka pada Minggu, 3 Mei 2015. Acara bertajuk Parade Budaya dan Bunga ini diselenggarakan pagi hari, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Menyuguhkan pawai mobil hias, kesenian daerah, komunitas dan masih banyak lagi lainnya. Parade ini start di Tugu Pahlawan dan akan finish di Balai Kota Surabaya, khusus untuk mobil hias akan dilanjutkan hingga Taman Bungkul.
Dengan jumlah peserta yang lebih banyak, parade ini berlangsung meriah. Terbukti dari banyaknya warga yang ingin melihat. Meskipun sempat turun gerimis selama acara berlangsung, antusiasme warga Surabaya dan sekitarnya tak surut untuk melihat parade ini. Menurut warga, justru dengan cuaca mendung ini sangat membantu warga yang ingin melihat. Sebab, mereka tak lagi berpanas-panasan.
Barisan Paskibraka menjadi pembuka parade, dilanjutkan dengan iring-iringan kesenian daerah, marching band, komunitas yang ada di Surabaya, mobil hias dan masih banyak lagi lainnya. Untuk mobil hias, semua peserta berlomba-lomba menampilkan suguhan yang terbaik. Semuanya terlihat kreatif dan interaktif. Ada juga Parade Topeng oleh siswa-siswi se-Surabaya dan Parade Manten. Tak hanya kebudayaan Surabaya yang ditampilkan, masih ada daerah-daerah lain dari luar Surabaya.
Serba unik dan spektakuler!
Perhatian! Berikut slideshow foto-foto kemeriahan Parade Budaya dan Bunga HUT Surabaya ke-722 —dokumen pribadi (Disarankan untuk membuka artikel ini melalui web browser):
Ayo didelok, rek...
Istimewanya dari parade di Surabaya ini ialah kendati terlihat warga yang ingin menyaksikkan parade ini membludak di jalanan. Hal ini tidak menjadi penghambat jalannya acara. Banyak warga yang mengambil foto dan selfie bersama peserta parade. Dengan sadarnya, setiap ada konten parade yang membutuhkan space lebar warga berbondong-bondong menepi ke sisi jalan. Dan ketika melihat konten berikutnya tidak begitu besar, warga langsung kembali memadati area tengah yang dijadikan jalannya peserta parade. Warga ingin melihat peserta para dari dekat.
Aku melihat parade ini secara marathon, mulai dari depan Gedung Grahadi. Menuju area Balai Pemuda hingga berakhir di Balai Kota Surabaya. Di Balai Kota tersebut, terdapat area bagi Ibu Risma selaku Walikota Surabaya dan beberapa undangan pemerintah kota. Aku pun berhasil duduk di area depan kursi undangan agar dapat mendapatkan hasil foto yang bagus. Meskipun terkadang harus disuruh menepi karena menghalangi tamu undang, tapi aku tetap bertahan di lokasi tersebut. Ya, meskipun duduknya hanya di pelatarannya saja.
Dari lokasi tersebut aku mendapatkan view parade yang lebih lega dan bisa melihat sosok Ibu Risma dari dekat. Satu hal yang aku perhatikan dari sosok beliaulah ialah sosoknya yang apa adanya. Saat itu beliau melepas selempang bertuliskan 'Walikota Surabaya' dengan alasan kegerahan. "Sumuk aku nggawe iki (Gerah aku kalau pakai ini —selempang yang tadi digunakan)", ujarnya. Dan setiap ada mobil hias yang kesulitan masuk ke dalam area Balai Kota, beliau langsung berdiri dan keluar memastikan apa mobil tersebut dapat masuk atau tidak.
Parade ditutup dengan belasan Reog Ponorogo dari perkumpulan yang berbasis di Surabaya. Melalui acara ini, menjadi ajang unjuk bakat dan kebudayaan yang ada di Indonesia. Sekaligus menjadi media untuk menggaet wisatawan datang ke Surabaya.
Seusai parade tampak pasukan petugas kebersihan dengan sigap membersihkan sampah yang ditinggalkan warga yang menyaksikkan parade ini. Jalanan pun langsung tersapu bersih seakan tak pernah ada acara besar yang terjadi disana. Para pengunjung juga mendapatkan buah tangan berupa bunga-bunga yang diambil dari mobil hias.
Bagaimana meriah tidak?
Seusai parade tampak pasukan petugas kebersihan dengan sigap membersihkan sampah yang ditinggalkan warga yang menyaksikkan parade ini. Jalanan pun langsung tersapu bersih seakan tak pernah ada acara besar yang terjadi disana. Para pengunjung juga mendapatkan buah tangan berupa bunga-bunga yang diambil dari mobil hias.
Bagaimana meriah tidak?
| Petugas kebersihan membersihkan sampah bekas parade berlangsung. |
Sampai berjumpa di Parade Budaya dan Bunga tahun depan!
Masih banyak rangkaian acara memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke-722 yang berlangsung di bulan Mei ini, jadwal lengkap dapat dilihat di:
Peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke-722
Peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke-722





