Friday, January 15, 2016

Bebas Berekspresi dengan Kreasi Kaos Utees.me




Tshirts can uplift, spark, and influence. They create joy, laughter, and inspiration. What you wear can change your world. Time to embrace the power of tshirts. Wear and share your expression.
— Utees.me (www.utees.me)

Bersifat universal, menjadikan t-shirt sebagai kebutuhan yang tanpa kita pungkiri wajib untuk dimiliki. Baik laki-laki maupun perempuan; tua, muda, hingga anak-anak pernah memakainya bukan? Termasuk aku. t-shirt telah menjadi seragam dinas sehari-hariku ketika di rumah. Dipadukan dengan jeans, kaos cocok untuk dipakai berpergian atau hangout bareng teman.

Lebih dari sebuah fashion item semata, t-shirt telah berkembang menjadi bentuk penyampaian ekspresi diri. T-shirt menjadi media yang tepat dalam berekspresi dan berkreasi. Budaya mengungkapkan ekspresi melalui t-shirt sendiri telah berkembang sejak tahun 1980-an. Hal ini menjadi peluang yang memicu para insan kreatif Indonesia untuk menelorkan platform kreatif yang memudahkan kita membuat custom tshirt. Utees.me, namanya. Sebagai website design tshirt online dengan konsep DESIGN—PRINT—SHARE, siapapun dapat menjadi desainer disana. Print tshirt terasa lebih mudah.

Mobile friendly: Untuk berbelanja di Utees.me dapat diakses secara mobile. (Dok. Pribadi)

Dari peramban gadget kesayanganku, aku buka situs Utees.me. Berkat desainnya yang mobile friendly membuatnya mudah diakses melalui smartphone. Terpampang berbagai design tshirt menarik dan unik yang dapat kita beli. Semua desain tersebut dihasilkan oleh tangan-tangan kreatif para desainer kaos. Dimana aku pun dapat berperan sebagai desainer. Membuat kaos sendiri, menarik sekali pikirku.

Eye-Catchy: Tampilan awal situs Utees.me (www.utees.me) versi website dengan slogannya "WEAR CREATIVE".

Sebab, tampilan mobile diperuntukan untuk berbelanja saja aku putuskan untuk beralih ke laptop. Setelah beralih, aku pun teringat niatanku untuk memberikan kejutan untuk mama yang tertunda pada saat peringatan Hari Ibu. Sayangnya hingga hari yang ditunggu tiba, niatanku tersebut tak kunjung terwujud.

"Ah, bagaimana jika aku membuatkan kaos untuk mama?", pikirku saat itu.

Selanjutnya aku terdiam, sesaat membayangkan seperti apa desain yang akan aku tuangkan ke dalam kaos nantinya. Tanpa berpikir lama, ide itu muncul mengalir begitu saja saat aku mendesain kaos melalui online tshirt creator. Sempat muncul perasaan cemas bahwasannya akan susah dalam menggunakan layanan ini. Tetapi, perasaan tersebut aku buang jauh-jauh saat mengetahui layanan tersebut mudah dalam pemakaiannya. Kita harus pintar memainkan elemen warna, grafis atau teks. Adanya pre-made template membantumu ketika kekosongan ide menyerang.


Usai membuat kaos untuk mama. Aku tak langsung menutup situs Utees.me. Seperti memiliki daya magnet yang kuat, aku tak henti-hentinya menulusuri halaman demi halaman Utees.me. Banyak hal menarik lainnya yang aku temukan disana. Tampilannya yang eye-catchy membuatku tak bosan melihatnya.

Aku mencoba menelusuri desain-desain kaos yang sudah ada sebelumnya. Dikelompokkan ke dalam 12 kategori memudahkan kita mencari kaos sesuai kepribadian kita. Mulai dari geek, music, sport hingga spirituality. Ada pula desain pilihan dan populer. Kita dapat membeli design kaos dari artis kenamaan, sebut saja Billy Davidson, Tjahjana Saphira, Ariyo Wahab. Kapan lagi, bisa beli kaos yang didesain langsung oleh sang artis. Gokil!

Social-Commerce: Tampak halaman profilku di Utees.me.

Oh ya, Utees.me tergolong social-commerce. Selain sebagai tempat berjualan, kita dapat berinteraksi dengan sesama pengguna lainnya. Setelah mendaftarkan diri kita ke akun Utees.me, kita akan memiliki halaman profil sendiri layaknya sosial media kebanyakan. Mengganti foto profil; merubah foto sampul; saling follow antar user; menyukai desain user lain dapat kita lakukan. Menariknya lagi, kita akan mendapatkan reward $1,11 per kaos bilamana desain kita terjual.

Lama aku berkutat di Utees.me, aku tertarik untuk memesan satu kaos lagi. GlowTeesMe, kaos yang dapat menyala dalam kegelapan. Ini diakibatkan adanya tambahan poliflex. Kaos ini hanya dapat dipesan melalui Line/Whatsapp, sangking penasarannya aku langsung menghubungi pihak Utees.me. Melalui Line Utees.me, aku disambut dengan ramah oleh customer service mereka. Desain Stormtrooper aku pilih, aku sangat menyukai karakter di film Star Wars ini.

Setelah melakukan konfirmasi pembayaran, estimasi pengerjaan dan pengiriman memakan waktu 3-5 hari sesuai informasi yang tertera di Utees.me. Benar saja, 3 hari kemudian kaos tersebut tiba di rumahku yang berada di Surabaya. Terbungkus rapi dengan kertas cokelat dengan lambang "U" berukuran besar di depannya. Asyiknya lagi ongkos kirimnya gratis (seluruh Indonesia), cuma dengan registrasi akun di Utees.me.

A photo posted by Rosiy Wibisono (@rosiywibisono) on

Glow-In-the-Dark Tshirt: Poliflex menyebabkan kaos ini dapat menyala dalam kegelapan. (Dok. Pribadi)

Sempat terjadi masalah saat pengiriman paket sebenarnya akibat kesalahan dalam penulisan alamat rumah, namun dengan sigap pihak Utees.me dapat menyelesaikan masalah tersebut dan memberikan konfirmasi.

***

Hari yang dinanti tiba, pagi-pagi aku membangunkan mama untuk memberikan kado. Dibukanya kotak kado berwarna pink, lengkap bersama pita dengan warna senada. T-shirt berwarna watermelon pink dengan paduan teks dan clipart yang telah tersedia di Utees.me langsung dikeluarkannya. Tampak sumringah wajahnya, jarang melihatnya sebahagia ini.

Hadiah Kecil Untuk Mama: Kaos ini menjadi perwujudan ekspresi cintaku ke mama. (Dok. Pribadi)
Berusaha yang Terbaik: Semalam sebelum diberikan, aku persiapkan kado untuk mama. (Dok. Pribadi)
A Letter to Mom: Surat perwakilan perasaan hatiku selama ini, thanks mom! (Dok. Pribadi)

Aku mendesain kaos dengan dua sisi, depan dan belakang. Pada bagian depan aku sematkan doodle seorang perempuan dan tulisan "Best Mom Ever" yang menjadi representasi mamaku yang selama 19 tahun ini selalu menemani hari-hariku, serta doodle berlambang hati sebagai ekspresi cintaku kepadanya. Quotes tentang keluarga dan doodle keluarga kecilku aku sematkan pada bagian belakang.

Dibacanya postcard message yang tersisip bersama kaos. Dengan layanan order as a gift, nantinya kaos akan dikirim bersama postcard message berisikan pesan yang sudah kita tulisan saat melakukan checkout pembayaran. Hari itu juga, langsung dipakainya kaos yang aku berikan. Warnanya cocok sekali untuknya, bagiku beliau tampak lebih muda saat memakainya.

Tentang Keluarga: Tak ada yang dapat menggantikan arti sebuah keluarga. (Dok. Pribadi)
Tampak Bahagia: Melihatnya bahagia, aku pun bahagia. Senangnya!

"Kaose apik, enak digawe. Suwun, le! —Kaosnya bagus, enak dipakainya. Terima kasih, nak!", ucapnya.

Finally, misi memberi kejutan untuk mama berjalan sukses. Alhamdulillah...

***

Aku sangat berterimakasih dengan keberadaan Utees.me sangat membantu dalam menuangkan ekspresi dan kreasi kita di atas kaos. Harganya terbilang terjangkau dengan kualitas yang mumpuni. Kaos yang kita pesan menggunakan bahan cotton combat 20s, teksturnya halus dan kuat dengan rajutan rapat.

Menggunakan teknologi pintar printer DTG (Direct to garment). Desain di kaosnya terlihat jelas dan tajam.  kita dapat dapat memesan kaos tanpa minimun order dengan waktu pengerjaan yang cepat. Tersedia 3 model kaos (regular, female, kids) yang dapat dipilih dengan 10 varian warna.

So, what are you waiting for? Sekarang giliranmu untuk membuat custom tshirt-mu sendiri. Let's design your own tshirt!

Begitulah pengalamanku membuat kaos di Utees.me. Menyenangkan. Mungkin, kedepannya online tshirt creator perlu dikembangkan fitur "undo-redo". Secara keseluruhan, Utees.me sudah bagus banget! Aku percaya bahwa Utess.me dapat go international, ini terbukti dari penggunaan bahasa Inggris secara keseluruhan dalam website Utees.me dan jumlah nominal pembayaran dapat dikurskan ke mata uang dollar. Juga, melayani pengiriman internasional.

Your best T-shirt should be like your bed; it just feels like you are home when you are in it.— Ashton Kutcher

Wednesday, July 1, 2015

Cermat dalam Mengelola Keuangan, Untung di Masa Depan


Sejak kecil oleh kedua orangtuaku aku sudah dibiasakan untuk menabung. Menyisihkan uang jajan yang telah diberikan orang tua, lalu dimasukkan dalam celengan berbentuk kendi dari tanah liat. Dimana ketika sudah penuh, celengan tersebut dipecahkan begitu saja dan membeli celengan baru untuk memulai tabungan baru. Berganti dengan celengan berbahan plastik, ketika sudah penuh bagian bawah celengan dilubangi. Berbeda dengan celengan dari tanah liat, jika dengan bahan plastik setelah dilubangi masih bisa ditambal menggunakan lakban.

Ya, begitulah pertama kalinya aku dikenalkan apa itu menabung. Hingga menginjak duduk di bangku SMK aku semakin disadarkan bagimana sih cara menabung yang benar. Tidak seperti dulunya yang menurutku sangat tidak efektif. Setiap ingin mengambil uang langsung saja tinggal memecahkan atau melubangi celengan. Uang untuk menabung pun seakan sia-sia, lama kelamaan hasrat untuk menabung dikalahkan dengan nafsu untuk mengambilnya.

Saat kelas satu SMK, aku pernah mengikuti satu program yang digagas oleh Prestasi Junior Indonesia –bagian dari organisasi nirlaba terbesar di dunia Junior Achievement Worldwide yang fokus pada program pendidikan ekonomi aplikatif dan pelatihan kewirausahaan bagi pelajar. Adalah JA Financial Education, nama dari program pengelolaan keuangan yang aku ikuti. Program ini disematkan pada mata pelajaran Kewirausahaan di sekolah.

Buku saku dan buku kerja untuk program JA Personal Finnance tahun 2014. (Dokumen Pribadi)

Ada beberapa poin yang ditekankan dalam program tersebut, termasuk menabung di dalamnya. Ternyata kita tidak boleh asal menabung lho teman-teman. Ada tahapan yang harus dilalui sebelumnya, ilmu yang aku dapatkan dari program tersebut mungkin juga dapat diterapkan oleh kalian semua. Caranya mudah kok, asal kalian telaten saja dalam menjalaninya. So pasti, sekarang menabung, esok akan untung.

Tahap 1: Menetapkan Tujuan

Kebanyakan orang menabung tanpa dasar yang jelas untuk itu diperlukan penentuan suatu tujuan menabung, bisa barang maupun jasa. Hal ini mutlak dilakukan agar kita dapat menghitung seberapa lama jangka waktu yang dicapai dan berapa biaya yang akan kita keluarkan, sehingga kita dapat mengatur berapa banyak uang yang harus disisihkan untuk meraih tujuan tersebut.

Contoh template penyusunan tujuan menabung atau dikenal juga dengan "My Smart Goals". (Dokumen Pribadi)

Usahakan tujuan ini ditulis dalam secarik kertas, lebih baik bila dihias lalu ditempelkan di segala tempat yang mudah dilihat. Supaya kita senantiasa ingat selalu tujuan kita tersebut. Apalagi bila kita memiliki tujuan yang spesifik, wah pasti hasrat untuk mendapatkan tujuan tersebut semakin besar.

Tahap 2: Menyusun Laporan Keuangan

Langkah berikutnya adalah mencatat semua transaksi keuangan dalam laporan keuangan harian. Tetapi sebelumnya, ada baiknya kalian memahami konsep mengenai kewajiban, kebutuhan dan keinginan; serta pengeluaran tetap, tidak tetap dan berkala. Ini dilakukan agar laporan keuangan harian yang kita catat lebih terorganisir dan kita juga dapat cerdas memilih mana pengeluaran yang harus dikeluarkan dan mana yang tidak.

Contoh template penyusunan catatan keuangan harian. (Dokumen Pribadi)


Tak perlu dengan format yang membingungkan, buatlah suatu form yang mudah untuk kalian pahami dan isi. Kalau perlu buat form tersebut menjadi buku catatan saku yang sewaktu-waktu dapat kita isi kapan saja dan dimana saja. Mungkin terlihat tidak penting kan, tapi cobalah mulai sekarang pasti kalian kaget dengan catatan keuangan kalian sendiri. Banyak dihabiskan untuk pengeluaran yang diperlukan atau pengeluaran yang tidak penting. Kalian pasti akan tahu, asal telaten ya.

Tahap 3: Menabung

Langkah terakhir ialah menabung. Menabung berarti kalian semua telah merencanakan pengeluaran di masa mendatang atau setidaknya ada dana darurat yang dapat digunakan kapan saja. Selain untuk mencapai tujuan di tahap pertama yang telah disampaikan sebelumnya, menabung juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai hal. Seperti mengantisipasi kondisi darurat, menabung liburan, menabung demi masa depan atau menabung untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Bicara Seputar Pengalaman Pribadi

Dari tiga tahapan tersebut aku langsung mempraktekannya. Sebagai awalan aku membuat tujuan menabungku untuk membeli sepatu sekolah, ya saat itu sepatu sekolahku sudah kusam keadaannya. Agar cepat terbeli aku membuat jangka waktu satu bulan setengah dengan menyisihkan uang Rp 20 ribu tiap minggunya. Sepatu yang aku beli harganya berkisar sekitar Rp 100 hingga 120 ribu.

Catatan pengeluaran dan pemasukan pun aku tulis dalam sebuah buku catatan yang setiap harinya aku bawa di tas sekolah. Setiap mendapatkan uang jajan, aku langsung menulisnya dalam buku tersebut. Dan ketika akan membeli sesuatu akan aku catat kembali. Pada fase pertama terlihat malas tentunya untuk mencatat uang yang kita dapatkan dan keluarkan. Lambat laun pun aku terbiasa untuk menulis catatan keuangan sendiri, meskipun tak setiap hari setidaknya setiap minggunya selalu ada laporan yang dapat aku pantau.

Sepatu yang aku beli hasil dari menabung. (Dokumen Pribadi)

Oh ya, pantau terus catatan tersebut setiap harinya. Pastikan untuk menyisihkan uang untuk yang ditabung dahulu sebelum memikirkan untuk yang dibelanjakan. Syukur-syukur bila dari hasil mencatat tersebut mendapatkan uang sisa pengeluaran, langsung masukkan saja ke tabungan kita sebelumnya. Bisa bikin hemat kan dengan metode ini.

Pertanyaan umum yang sering hinggap saat menabung ialah kemanakah kita akan menaruh uang tabungan kita? Apa mau menabung dalam celengan, lagi? Tidak lah ya. Sekarang kan sudah banyak bank-bank memberikan banyak layanan tabungan yang dapat kalian pilih. Agar tak pusing memilih, aku menyarankan untuk membuka website Cermati.com. Mengapa Cermati.com? Sebab, disana sudah tersedia lengkap berbagai jenis produk finansial terbaik bagi kalian semua. Ada pula tips dan trik dalam mengolah keuangan, semua ada. Hanya membuka satu website saja kita akan mendapatkan sejuta manfaat.

Laman muka dari Cermati.com.

Kita harus cerdas memilih metode apa yang harus kita gunakan dalam menabung dan akan membawa kemana hasil tabungan tersebut. Bila tak cermat memperhitungkannya bisa-bisa kita menabung hanya untuk beberapa saat saja, tidak untuk berkepanjangan. Menabung juga bukan berarti kita harus sangat berhemat, tetapi kita harus pandai dalam mengelola keuangan kita sendiri.

Dari beberapa minggu yang lalu aku telah membuat tujuan baruku dalam menabung. Yakni, aku ingin menabung untuk mendirikan suatu usaha bisnis online. Hitung-hitung agar tabungan tersebut tidak hanya menimbun uang saja tetapi juga untuk dikembangkan kembali dan mendapatkan uang yang lebih banyak lagi. Kalian bisa juga lho berinvestasi dari hasil menabung kalian. Ada tips tambahan lagi nih, usahakan ragamkan tabungan kalian dalam beberapa skala prioritas. Misalnya tabungan untuk pendidikan berbeda dengan tabungan lainnya.

Mungkin itu sedikit tips seputar menabung yang pernah aku alami. Bagaimana, setujukah kalian dengan metode yang aku dapatkan dan terapkan dari program Financial Education ini? Aku pribadi sih sangat menyukai metode ini, sebab kita lebih tahu tujuan kita dalam mengelola keuangan dan dikemas lebih mudah. Cocok diterapkan untuk anak-anak dengan bimbingan orang tua. Pendidikan keuangan layaknya harus diterapkan sejak dini, agar dewasa tak merugi.

Yuk, mulai menabung dari sekarang!


***
Surabaya, 1 Juli 2015
Muhammad Fathur Rosiy (18 tahun)
Total: 994 kata

Sunday, June 14, 2015

Menjelajahi Kuliner Nusantara di Festival Jajanan Bango 2015


Berkunjung ke Festival Jajanan Bango kita seolah disulap menjadi petualang kuliner sejati. Tanpa harus berkunjung dari satu daerah ke daerah lain, kita sudah dapat mencicipi beragam kuliner dari Barat hingga Timur Nusantara. Tidak percaya? Mari kita buktikan!

Bertempat di 3 kota: Jakarta, Yogyakarta, serta Surabaya, Festival Jajanan Bango kembali lagi digelar pada tahun 2015 ini. Untuk Surabaya, festival ini diadakan di pelataran parkir luar Grand City Mall & Convex, Surabaya pada hari Minggu (31/5) yang lalu. Dibuka sejak pukul 08.00, pengunjung yang datang tak pernah surut. Semua penasaran untuk mencicipi beragam kuliner yang disediakan. Festival Jajanan Bango tak hanyak menyuguhkan sajian kuliner yang beragam dan bikin penasaran untuk dicicipi, tetapi juga menyediakan beberapa atraksi yang sangat menarik.

Kampung Bango, Mengenal Tahapan Pembuatan Kecap Bango

Gapura cantik berwarna hijau dengan aksen atap dan dua miniatur kecap Bango raksasa di samping kanan-kirinya menjadi pintu masuk para pengunjung. Gapura ini menjadi point-of-interest pertama yang sayang untuk dilewatkan. Banyak pengunjung yang memanfaatkan area ini untuk berfoto. Setelah melewati gapura ini petualangan kita untuk menjelajahi kuliner Nusantara pun segera dimulai.



Dari gapura kita langsung disambut dengan beberapa muda-mudi berpakaian tradisional. Lantas, kita diarahkan menuju area Kampung Bango. Disini kita dapat melihat bagaimana Kecap Bango diproses dari awal hingga akhir. Awalnya kita akan diperlihatkan bahan baku pembuatan Kecap Bango. 
  1. Kedelai Mallika —varietas kedelai hitam unggulan yang dikembangkan oleh tim peneliti Universitas Gadjah Mada Bango. Kedelai hitam sengaja dipilih sebagai bahan baku Kecap Bango karena dipercaya lebih gurih daripada kedelai kuning. Penanaman dan penanganan kedelai Mallika ditangani secara serius untuk menghasilkan kualitas yang baik.
  2. Nira —gula kelapa. Nira dihasilkan dari bunga kelapa (mayang) belum mekar yang diiris/disayat tipis, kemudian nira akan mengalir tetes demi tetes. Proses pengumpulan ini dilakukan dua kali sehari, di pagi dan malam hari. Sebagai bahan baku Kecap Bango, dipilih gula kelapa yang berkualitas yang dilihat dari penampilan, warna, rasa dan baunya.


Kedua bahan baku tersebut selanjutnya akan diproses melalui 3 tahapan. Tahap pertama, kedelai hitam difermentasikan padat selama 2-4 hari, disusul dengan proses fermentasi cair selama 4-6 bulan. Tahap kedua, ekstrak kedelai yang telah difermentasi kemudian dicampur dengan gula kelapa untuk kemudian dimasak selama 2-3 jam hingga menjadi kecap matang. Setelah melalui tahap pendinginan dan penyaringan, tahapan terakhir yang dilakukan ialah pengemasan.

Masih di area masuk festival, ada area bernama Galeri Bango. Tersaji banyak sekali jenis makanan Indonesia disana, semua tampak menggugah selera makan kita. Sayang, makanan-makanan tersebut hanyalah miniatur saja. Tidak untuk disentuh, cuma untuk difoto. Terpampang juga fakta-fakta mengenai kuliner Indonesia. Serta, terdapat photo corner dan area yang diperuntukan untuk pengenalan aplikasi Warisan Kuliner, aplikasi direktori makanan Indonesia.

Sekarang waktunya kita untuk menjelajahi kuliner Nusantara di Festival Jajan Bango 2015. Sebelumnya, setiap pengunjung akan mendapatkan sebuah leaflet yang berisikan peta situasi festival. Penjelajahan pun kian dipermudah dengan peta tersebut, lebih efisien dan efektif serta tidak takut tersesat.

Jelajah Kuliner Nusantara Dimulai...

Tak kurang 41 jenis makanan ada di festival kuliner yang tahun ini genap ke 10 tahun. Festival Jajanan Bango ada sebagai perwujudan visi dan misi Kecap Bango dalam melesetarikan kuliner Nusantara. Tema yang diambil kali ini ialah "Persembahan Terbaik Untuk Pecinta Kuliner Nusantara". Terpantau dari leaflet yang dibagikan, area kuliner disini terbagi dalam 3 area, yakni Kuliner Terbaik Barat Indonesia, Kuliner Terbaik Tengah Indonesia, dan Kuliner Terbaik Timur Indonesia.

Kuliner Terbaik Timur Indonesia

Aku memulai jelajah kuliner Nusantara dari daerah Timur Indonesia yang meliputi Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Terkenal termahsyur sebagai "Kepuluan Rempah-Rempah", Maluku turut menyumbangkan beragam tanaman asli Nusantara kepada seni kuliner dunia. Seni kuliner kawasan bagian timur Indonesia, dapat dikatakan mirip dengan seni memasak Polinesia dan Melanesia.

Beberapa pilihan yang ada diantaranya adalah Coto Makassar Depot Paraikatte, Nasi Ayam Betutu Depot Singaraja, Ikan Bakar Rica-Rica Depot Tamasha, dan Bebek Tinoransak Depot Manado Citraland. Lalu, masih ada Nasi Kuning Avon Ambon, Nasi Bakar Like Tidar Khas Manado. Nama-nama tersebut terdengar asing ditelingaku.


Ingin rasanya aku mencoba satu per satu masakan tersebut, tapi sayangnya banyak yang sudah habis. Aku sih datangnya sudah menjelang sore. Lain kali mungkin aku bisa mencicipi makanan Timur Indonesia langsung dari tempatnya. Tetapi, hasrat untuk mencicipi kuliner Timur Indonesia terpenuhi dengan Ayam Taliwang yang aku beli. Hebatnya, Ayam Taliwang ini termasuk dalam salah satu kuliner yang tampil di ajang bergengsi World Street Food Congress 2015 di Singapore dan mendapatkan apreasiasi yang baik, lho! Terbukti dari ribuan porsi yang ludes begitu saja saat acara Internasional tersebut digelar.

Ayam Taliwang tersebut aku bungkus dan bawa pulang. Sesampainya di rumah langsung habis dimakan oleh ayahku. Makan Ayam Taliwang menurutnya membuat beliau kembali mengenang masa-masa bekerja di kawasan Bali dan Lombok semasa muda.

Kuliner Terbaik Tengah Indonesia

Di area Kuliner Terbaik Tengah Indonesia tersaji deretan makanan dari daerah Kalimanta, Jawa dan Madura. Aku memilih Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih yang termasuk dalam Legenda Kuliner Indonesia. Saat akan memesan tampak seorang koki yang sedang meracik nasi goreng dalam wajan besar, porsi nasi gorengnya pun melebihi wajan tersebut. Kuat sekali pikirku sang koki dalam memasak nasi goreng tersebut. Sesuai namanya, rasa nasi goreng tersebut kambing banget! Enak deh pokoknya. Kalau Ayam Taliwang dihabiskan sama ayahku, berbeda dengan nasi goreng ini. Sebagai penggemar berat makanan kambing, ibuku sangat menyukai masakan satu ini.



Selain itu, ada juga Bakso Urat Kikil Pak Kumis, Gado Gado Arjuno, Bandeng Bakar Tanpa Duri Bu Alfa, Rawon Pangat dan Ceker Lapindo Warung Mbak Nik. Serta, Rujak Cingur Sedati Bu Nur. Rujak Cingur-nya diuleg dalam cobek raksasa.

Kuliner Terbaik Barat Indonesia

Entah kenapa setelah membaca leaflet yang dibagikan di area masuk festival, pilihanku tertuju pada deretan menu Barat Indonesia. Dan saat disambangi ternyata benar-benar mengular antriannya. Terpantau yang paling dahsyat antriannya itu Martabak Mesir Resto Sederhana. Meskipun restonya berlokasi di Surabaya, butuh perjuangan ekstra untuk mendapatkan menu yang satu ini. Kita harus rela mengantri berjam-jam lamanya. Aku pun telah membuktikannya. Selama hampir dua setengah jam, aku berdiri mengantri.



Di menit-menit pertama aku masih bersemangat mengantri. Lambat laun, orang yang mengantri di depan atau di belakangku tiba-tiba menyerah begitu saja. Keluar dari barisan antrian. Melihat situasi seperti ini nyaliku sempat ciut untuk benar-benar antri hingga mendapatkan martabak yang aku inginkan. Sabar teramat sabar mengantri akhirnya aku mendapatkan dua kota martabak mesir tersebut. Dan... Aku termasuk dalam pembeli terakhir. Leganya. Rasa dari Martabak Mesir ini benar-benar istimewa. Krispi di luar tetapi tetap lembut di dalamnya. Makan martabak ini kian syahdu saat dicocol di saus cukanya.

Pilihan menu lainnya, ada Soto Padang Surya Gemilang, Mie Ayam Bangka, Nasi Rendang Sayur Kapau Uni Nur dan Nasi Gulai Kikil Ampera Roda Baru. Aku juga sempat mencicipi Pempek Ny. Kamto yang rasanya benar-benar enak. Daging ikannya sangat terasa dan semakin lezat berpadu dengan kuah cuka yang masam.

Legenda Kuliner Indonesia dan Kuliner Pilihan


Sudah selesaikah petualangannya? Tidak dong. Di Festival Jajanan Bango 2015 ini terdapat 10 Legenda Kuliner Indonesia. Seperti yang aku sebutkan sebelumnya, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih masuk diantaranya. Disusul Mie Aceh Sabang, Mie Koclok Mas Edi Cirebon, Lontong Balap Pak Gendut Surabaya, Tengkleng Klewer Bu Edi Solo, Sate Klatak Mak Adi Yogyakarta, dan Sate Klatak Mak Adi Yogyakarta. Lalu, Nasi Pindang Pak Ndut, Tahu Tek Telor Cak Kahar Surabaya, Sate Jamur Tiram Cak Oney Yogyakarta, serta Oseng Oseng Mercon Bu Narti. Menu pilihan dari aplikasi Warisan Kuliner tak luput ketinggalan. Bebek Kaleyo lah yang menjadi primadona. Senangnya bisa mencicipi Bebek Kaleyo yang sudah terkenal tersebut di festival ini.

Menjadi Ajang Kumpul Bersama

Terpantau ramai hingga malam, festival ini tak cuma menjadi ajang wisata kuliner semata. Sebab, juga dimanfaatkan untuk ajang berkumpul bersama. Ada yang datang berdua dengan berpasangan, beramai-ramai bersama teman atau formasi lengkap satu keluarga diboyong semua kesana. Pengunjung dibuat terhibur dengan pagelaran kesenian yang turut menyemarakkan festival ini.




"Acara seperti ini sangat bagus keberadaannya. Semoga tidak hanya diadakan setahun sekali, kalau bisa sih beberapa bulan sekali gitu", ujar Malva, salah satu pengunjung Festival Jajanan Bango 2015.

Bagi yang membawa anak-anak tidak dipusingkan kalau anaknya akan rewel. Area bermain disediakan khusus bagi anak-anak. Mereka dapat memainkan beberapa permainan yang telah disediakan atau mewarnai gambar bersama orang tua mereka. Atau bagi yang memiliki bayi yang sedang dalam masa menyusui disediakan tenda khusus untuk tempat menyusui. Dalam festival ini kita juga dapat bertemu dengan kawan lama atau menambah kawan baru. Syukur-syukur kalau bisa dapat jodoh disini kan. Wong yang datang pengungnya sangat buanyak banget.

Sembari menjelajahi kuliner Nusantara di Festival Jajanan Bango 2015, pengunjung disuguhi penampilan dari musisi keroncong dan atraksi tarian tradisional khas Jawa Timur. Pengunjung juga bisa mendapatkan voucher yang dibagikan oleh MC yang atraktif melalui beberapa gimmick yang kian membuat riuh suasana festival.


Pengunjung Membludak, Tetap Tampil Bersih

Ini poin terpenting yang selalu aku perhatikan dari setiap acara yang aku kunjungi. Apalagi kalau bukan kebersihan. Ya, tak jarang ada beberapa acara yang terlihat kotor, sampah ada disana-sini. Tapi berbeda dengan Festival Jajanan Bango, kendati disesaki pengunjung yang sangat banyak mereka tetap memperhatikan kebersihan.



Tampak setiap pengunjung yang selesai makan langsung didatangi petugas yang akan membersihkan meja tersebut. Piring-piring kotor lantas dikumpulkan menjadi satu dan dicuci secara beramai-ramai di area belakang festival. Beberapa petugas juga telah dipersiapkan untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan.

Selanjutnya, disediakan tempat khusus untuk mencuci tangan. Di area tersebut aku melihat sebuah keluarga yang mengajarkan ke anaknya bagaimana cara mencuci tangan yang benar. Toilet-toilet portable pun ada disana. Lengkap deh pokoknya.

Jelajah Kuliner Nusantara Berakhir...

Capek berkeliling dan mengantri di Festival Jajanan Bango 2015. Saat pulang aku tidak membawa tangan kosong, beberapa tentengan aku dedikasikan untuk orang di rumah. Oh ya kelupaan, banyak sekali spot-spot menarik yang menjadi favorit berfoto para pengunjung di festival ini. Mereka yang telah mengupload foto mereka ke jejaring sosial dengan menyertakan tagar khusus akan mendapatkan print out foto erek secara gratis. Jadi, mereka yang tidak berkesempatan hadir dalam festival ini dapat pula memantau euforia acara melalui linimasa jejaring sosial.


Acara seperti sangat ditunggu-tungu keberadaannya. Ini kali pertama aku berkunjung dan benar-benar puas dibuatnya. Disana kita diperkenalkan secara langsung seperti apa sih wujud kuliner Nusantara dari Barat hingga Timur Indonesia yang terkadang hanya kita ketahui namanya saja. Atau kita mengetahuinya dari media cetak dan media massa.

Banyak masakan baru yang aku kenal dan cicipi disana. Sebuah pengalaman baru tentunya saat dapat menjadi petualang kuliner Nusantara tanpa harus berkeliling dari satu daerah ke daerah lain. Menu-menu yang aku cicipi disana ada Bebek Kaleyo, Pempek Ny. Kamto, Martabak Mesir Resto Sederhana, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih dan Ayam Taliwang. Untuk minumannya aku memilih menu dari Es Teller.

Hari itu aku benar-benar puas. Kenyang banget dan semua menunya enak semua! Istimewa....

Sampai berjumpa di Festival Jajanan Bango berikutnya....


PS: Coba berikan caption untuk foto terakhir!

Thursday, May 28, 2015

Kampoeng Steak Express, Makan Nikmat Harga Hemat



Siapa bilang kalau makan steak itu identik dengan sesuatu yang mahal dan harus datang ke sebuah restoran yang elite. Sebab, di Surabaya kalian bisa makan steak enak tapi dengan harga yang terjangkau. Kampoeng Steak-lah tempatnya. Kebetulan di dekat rumahku sudah ada outlet-nya. Bertempat di Jalan Tidar, tempat makan ini mudah dijangkau. Cukup melihat bangunan dengan dominan warna biru dan kuning dan diatasnya terdapat Kampoeng Steak Express.

Saat memasuki Kampoeng Steak Express ini aku lantas memesan makanan di kasir. Berbagai varian steak tersaji disana, ada pilihan meat steak dan crispy steak. Setelah melihat daftar menu, aku pun memilih Tenderloin Steak dan Crispy Chicken Steak, serta Es Soda Gembira untuk minumannya. Total semua pesananku tadi mencapai Rp 59.500. Lah, murah kan? Belum lagi, berhubung sedang ada promo diskon 50% untuk pelajar jadi aku hanya membayar separuhnya saja.

Cara mendapatkan promo diskon pelajar ini cukup mudah, tinggal menunjukkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa yang aktif ke petugas kasir. Diskon ini khusus untuk makanan saja dan makan di tempat. Serta, berlaku setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 12.00-17.00. Tuh, yang cari tempat makan siang yang menunya ala keBarat-Baratan, datang aja kesini.


Kampoeng Steak Express terbagi menjadi dua lantai, di lantai atas terdapat ruangan ber-AC. Kalau aku sih lebih suka yang dibawa. Tanpa menunggu terlalu lama, pesanan pun tiba. Wih, akhirnya bisa makan steak murah nih. Disini semua steaknya disajikan diatas hot plate yang bentuknya lucu dengan tambahan kentang goreng dan rebusan wortel, jagung, dan buncis. Untuk Tenderloin Steak-nya ditambahkan juga potongan jamur kancing.

Daging Tenderloin-nya empuk dan enak. Saus barbeque-nya pun begitu. Sedangkan untuk Chicken Crispy Steaknya itu ayamnya digoreng krispi terlebih dahulu. Lantas, diguyur saus barbeque. Porsi-nya cukup mengenyangkan, apalagi aku yang makan dua menu sekaligus langsung deh kenyang banget. Es Soda Gembiranya juga cocok banget diminum di tengah panasnya kota Surabaya. Kalau boleh memilih sih, aku lebih suka yang meat steak-nya.



Selain steak, menu lainnya yang tersedia ada spaghetti dan aneka snack. Sedangkan pilihan minumnya ada aneka jus, float dan milkshake. Harga yang ditawarkan murah meriah ya, rasanya juga tidak begitu mengecawakan. Ramah di kantong pelajar seperti aku. Kampoeng Steak ini juga sudah banyak outlet-nya di Surabaya dan sekitarnya.

Kampoeng Steak Express
Jl. Tidar 218A, Surabaya
Jawa Timur, Indonesia