Tuesday, July 9, 2013

This Is ANT 5 SC 3rd Gen.


Kembali lagi di dunia blog. Udah 2 bulan lebih aku enggak pernah mengurus blog ini. Guess what? Selama 2 bulan lebih tersebut aku punya dunia baru, yaitu Student Company. Pasti pada enggak tahu kan apa itu Student Company, aku aja pertamanya aja juga enggak tahu hehe.

Student Company atau sering dikenal dengan sebut SC adalah sebuah Program dari Prestasi Junior Indonesia yang memiliki induk di Boston, Amerika, dimana mereka mengajarkan kita bagaimana cara mengatur sebuah perusahaan pada umumnya dimulai dari proses pembentukan business plan, company profile, launching perusahaan, penjualan saham, proses produksi, pemasaran, aktivitas sosial, liquidasi perusahaan beserta pengembalian saham dengan devidennya dan masih banyak lagi. Namanya perusahaan siswa, pasti kalian sudah tahu kan siapa pemegang kendali disini, yup pastinya para siswa yang memiliki jiwa – jiwa entrepreneurship yang besar.

Pada tahun 2013 untuk daerah Surabaya dan Sidoarjo khususnya terdiri atas 10 perusahaan siswa. Disini mereka bersaing untuk memperebutkan sebuah gelar The Best Student Company Jawa Timur yang juga sebagai Golden Ticket mereka menuju kompetisi yang lebih berat lagi yakni tingkat nasional, hingga Asia Pasifik. Di dalam kompetisi ini tak hanya persaingan yang diutamakan namun persaudaraan adalah hal yang paling utama ditonjolkan.


Oh yaa……sampai lupa aku belum nyebutin apa nama perusahaan siswa yang aku ikuti. Namanya adalah ANT 5 SC 3rd Generation. ANT 5 SC 3rd Generation merupakan perusahaan siswa dari SMK Negeri 5 Surabaya yang telah memiliki 3 generasi, dimana generasi terdahulunya sukses menyabet gelar The Best Student Company Jawa Timur berturut – turut dari tahun 2011 hingga 2012, prestasi yang luar biasa bukan?
Berdiri sejak tanggal 21 Februari 2013, terdiri 20 anggota dari  berbagai macam jurusan yang ada di SMK Negeri 5 Surabaya. Kami dibimbing oleh guru Pembina kami tercinta, Ibu Laitlaul Amanah. Kedua puluh anggota tersebut tentunya memiliki peranan penting dengan menjabat jabatan mulai dari seorang President, Vice of President hingga para Manager. Disini aku menjabat sebagai Vice of President of Production yang bertugas mengatur jalur produksi, dan terus berinovasi agar tetap berjalannya bisnis yang kami bentuk ini. Bergerak pada bidang manufaktur, mereka memproduksi Jeanius, tas yang terbuat dari celana jeans bekas yang dipadu dengan kulit imitasi, dan Gomes, celengan yang terbuat kardus gelondongan yang dibalut dengan kain flannel.

 

Berawal dengan bermodalkan uang sebesar Rp. 1.500.000 yang  didapatkan dari penjualan saham sebanyak 75 lembar dengan harga perlembarnya Rp.10.000 dan Rp.750.000 uang pinjaman tanpa bunga dari sponsor Citibank. Selama masa operasionalnya mereka dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bisnis yang dimiliki. Berbagai macam cara telah mereka lakukan demi terjualnya produk yang telah diproduksi, melalui promosi lewat brosur, media jejaring sosial, product exibhition, mading sekolah, hingga word of mouth. Tak hanya promosi saja, disini mereka memiliki strategi pemasaran yang lain dari yang lain, yakni borong potong, BPBM, personal selling, dan distribusi ke toko – toko aksesoris.

Tak mau kalah dengan perusahaan besar pada umunya, disini juga terdapat aktivitas sosial sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kami kepada masyarakat yang telah berkontribusi. Kami memiliki 4 aktivitas sosial yang pertama terdiri dari Pelatihan Kewirausahaan, Penanaman Bibit di Kebun Bibit Surabaya, Bakti Sosial untuk Bumi, dan yang terakhir adalah Sosialisasi Hari Bumi. Aktivitas tersebut memiliki tujuan yang sangat bermanfaat bagi semua kalangan, karena selain mencakup aspek ekonomi juga aspek lingkungan.

Tangis, canda, tawa, dan emosi selalu beradu disegala aktivitas yang dilakukan dalam perusahaan siswa ini karena tak ada suatu bisnis yang selalu berjalan mulus. Kejenuhan juga pernah menghinggapi setiap anggota di pertengahan masa operasional. Namun, dengan semangat kekeluargaan mereka bangkit dari keterperukan dan mampu melakukan hal yang terbaik. Terbukti dari masa operasional selama kurang lebih 2,5 bulan mereka mampu mendapatkan profit sebesar Rp.2.376.700, dan mengembalikan saham beserta devidennya kepada para investor sebesar Rp.41.600, menakjubkan bukan?

Perusahaan siswa ini pun ditutup pada tanggal 14 Februari 2013. Dan selama masa beroperasi kami dinilai oleh tim Trainer Prestasi Junior Indonesia, ada Kak Syafril, Kak Vitis, Kak Timo, Kak Sasha, dan Kak Gery, mereka sangat membantu kami dari awal pengenalan student company hingga kami dapat melakukan liquidasi.